ads
×

Stay in The know

Motherhood

3 Masalah Liburan di Pantai yang Membuat Si Kecil Tidak Nyaman

3 Masalah Liburan di Pantai yang Membuat Si Kecil Tidak Nyaman
Anggia Hapsari

Fri, 27 December 2019 at 09.02

Meski sedang bersenang-senang, bukan berarti Anda lengah dengan beberapa masalah di pantai yang mengintai si Kecil ini.  

Durasi baca: 1 menit 


Bermain di air dan pasir di tepi pantai dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan bersama sang buah hati. Banyak hal yang bikin Anda dan si kecil lupa waktu mulai dari bermain pasir hingga berenang. Namun ada beberapa masalah di pantai yang mungkin harus Anda hadapi. 


Meskipun kecil dan tampak tak berarti, tapi beberapa masalah ini tentu dapat membuat liburan Anda dan si Kecil menjadi tidak nyaman.  

(BACA JUGA: 5 Tujuan Wisata Pilihan Editor di Semarang)


KULIT TERBAKAR SINAR MATAHARI 

Paparan sinar matahari memang selalu menjadi musuh utama kulit. Kondisi ini ditandai dengan kulit memerah, terkelupas, dan bahkan terasa perih. Untuk pertolongan pertama, redakan dengan dengan menuangkan susu dingin pada area kulit yang terbakar. 



Jika kulit terasa panas, memerah, dan tidak nyaman, gunakan after sun cooling gel mengandung ekstrak lidah buaya yang membantu mendinginkan kulit. Agar kulit tidak mudah terbakar saat beraktivitas di pantai, aplikasikan tabir surya pada kulit Anda dan anak. 


Untuk aktivitas luar ruangan, gunakan tabir surya yang dapat menangkal sinar UVA dan UV serta mengandung SPF 50. Di pasaran, tersedia berbagai macam tabir surya. Pilih tabir surya berformula antiair dan tidak pedih di mata yang aman digunakan untuk si kecil.  


DEHIDRASI 

Gejala awal orang yang mengalami dehidrasi adalah kepala terasa berputar, mual, kering pada bibir, dan sulit buang air kecil.  Itulah sebabnya, Anda disarankan untuk selalu membawa air mineral ke manapun pergi. 


Apalagi jika Anda dan si Kecil sedang melakukan aktivitas di luar ruangan. Pastikan si Kecil tidak dehidrasi dengan minum air mineral secara teratur.  Namun, jika sudah terlanjur dehidrasi, sebaiknya segeralah minum air kelapa muda. 


Kemudian, lanjutkan dengan minum air mineral setahap demi setahap. Tak hanya air kelapa muda, anak pun dapat diberikan teh manis hangat untuk menggantikan tenaga yang hilang. Jika Anda enggan menggunakan gula, gantilah rasa manis tersebut dengan penggunaan madu. 


TERGORES KARANG 


Saat sedang berenang, tak sengaja kulit tubuh tergores karang? Jangan anggap remeh, apalagi jika hal tersebut terjadi pada anak Anda.  Daya tahan tubuh anak masih cenderung lemah. Luka kecil dapat menjadi penyebab utama infeksi. Ini disebabkan organisme yang hidup di karang laut. 


Jika si Kecil terluka, segeralah cuci bersih dengan air mineral yang jernih. Lalu, cucilah menggunakan sabun dan bilas hingga bersih. Keringkan dengan handuk bersih. Setelah itu, kompres dengan cairan antiseptik dan lanjutkan dengan penggunaan obat khusus luka. 

 (Anggia Hapsari, foto:Instagram/ Banana Boat, unsplash.com/ Danniel Mclness/ Leo Rivas)



You Might Also LIke