APA SAJA GEJALA RUBELLA PADA IBU HAMIL?

Gejala yang terjadi pada ibu hamil sebenarnya tidak berbeda jauh dengan anak. Anda akan mengalami demam ringan, munculnya ruam merah secara bertahap, sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri sendi, mata memerah, hidung tersumbat dan berair. Gejala ini biasanya berlangsung selama 1 – 5 hari sebelum ruam merah menjalar ke seluruh tubuh. Selain itu, gejala di atas, baru akan terasa sekitar 12 – 23 hari pasca terinfeksi.

(BACA JUGA: Mengenal Penyebab dan Gejala Penyakit Rubella Pada Anak)

 

APA YANG TERJADI PADA BAYI JIKA IBU TERSERANG VIRUS RUBELLA?

Ibu hamil yang menderita virus rubella bisa memberikan dampak buruk bagi tumbuh kembang anak seperti berikut ini:

  • Gagal jantung.
  • Masalah neurologis.
  • Cacat intelektual.
  • Kelahiran prematur.
  • Cacat saat lahir.
  • Kematian bayi saat lahir.
  • Keguguran.



(Foto: Jonas Kakaroto/ Unsplash.com)


BAGAIMANA CARA MENCEGAH PENULARAN VIRUS RUBELLA PADA IBU HAMIL?

Cara paling mudah sebenarnya dengan melakukan suntik vaksin rubella, namun jika Anda belum mendapatkannya, sebaiknya lakukan hal ini.

  • Semua anggota keluarga harus mendapatkan vaksin MR.
  • Hindari kontak langsung dengan orang yang menderita rubella.
  • Menunda liburan ke daerah yang tengah rentan terhadap penyebaran virus rubella.
  • Anda harus segera melakukan suntik vaksin rubella minimal 28 hari sebelum memasuki masa kehamilan.

(BACA JUGA: Cegah Campak dan Rubella Pada Anak dengan Suntik Vaksin MR) 


(Elizabeth Puspa, foto: Omar Lopez/ Unsplash.com)