Ibu hamil butuh makanan bernutrisi karena ‘makan untuk berdua’. Cek tujuh makanan penambah berat badan janin di sini.

Durasi baca: 45 detik.


Mengetahui diri Anda hamil tentu sangat membahagiakan. Semua ibu hamil akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dirinya dan calon bayi agar berkembang sempurna. Apalagi kadang dokter jarang menyerukan pantangan, kecuali Anda mengalami kondisi tertentu yang menyulitkan proses kehamilan.

(BACA JUGA: Rekomendasi Susu Rendah Lemak untuk Diet yang Baik untuk Tubuh)


Paling sedih kalau Anda sudah makan banyak dan rela timbangan naik, tetapi berat badan si Kecil masih di bawah normal. Nah, untuk mengatasinya ibu hamil wajib mengonsumsi makanan penambah berat badan janin seperti tujuh yang berikut ini.


TELUR

Telur kaya akan protein, vitamin A, dan vitamin D yang semua kandungannya dibutuhkan sebagai makanan penambah berat badan janin. Faktanya protein pada telur tidak akan bisa ditandingi oleh makanan lain sehingga sangat menguntungkan bagi ibu hamil. Selain itu telur juga kaya asam folat dan zat besi yang dapat memperkuat selaput ketuban serta mencegah cacat lahir dan berat lahir rendah pada janin.


UBI

Satu lagi makanan penambah berat badan janin, yaitu ubi yang mengandung serat, potasium, vitamin C, vitamin B6, zat besi, serta beta-carotene. Kandungan beta-carotene ini akan dikonversi menjadi vitamin A oleh tubuh yang sangat penting bagi pertumbuhan tulang, kulit, dan mata janin. Ibu hamil bisa mengonsumsi ubi setelah direbus, dikukus, dipanggang, maupun digoreng. 


SALMON


Seperti kita ketahui bersama, salmon adalah salah satu sumber asam lemak omega-3 dan protein terbaik. Kandungan lemak tak jenuh ini sangat bermanfaat bagi pertumbuhan janin, terutama perkembangan otak dan mata, serta memberikan cukup protein bagi sang ibu. Salmon dianggap makanan penambah berat badan janin yang juga aman untuk ibu hamil karena mengandung kadar merkuri yang sangat rendah.  


KACANG-KACANGAN DAN SAYURAN HIJAU

Makanan penambah berat badan janin berikutnya adalah kacang-kacangan dan sayuran hijau. Keduanya kaya serat, kalsium, dan asam folat yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan bayi di dalam kandungannya. Sebaiknya Anda memasukkan kacang-kacangan dan sayuran hijau seperti bayam, kale, maupun brokoli ke dalam menu harian untuk mendapatkan manfaatnya sekaligus mencegah kelahiran prematur.

(BACA JUGA: Calon Ibu Wajib Perhatikan Asupan Makanan untuk Kesehatan Janin di Dalam Kandungan)


AYAM

Daging ayam baik dikonsumsi ibu hamil non-vegetarian karena mengandung protein yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel dan otot pada janin. Sebagai salah satu makanan penambah berat badan janin, nih, daging ayam juga menyediakan zat besi hemoglobin yang lebih mudah diserap tubuh sehingga mencegah anemia pada ibu hamil serta calon bayi.


YOGHURT

Kalsium, protein, vitamin B, seng, dan nutrisi lain yang menguatkan tulang dan gigi ada dalam kandungan yoghurt. Ibu hamil memang membutuhkan kalsium sekitar 1.000mg per hari yang bisa diperoleh dari yoghurt sebagai makanan penambah berat badan janin. Tercukupinya kalsium akan mengurangi kemungkinan persalinan prematur atau bayi dengan berat lahir rendah.




SUSU

Berdasarkan penelitan, nih, konsumsi susu sekitar 200-500ml per hari punya efek positif pada calon bayi sehingga termasuk ke daftar makanan penambah berat badan janin. Susu mengandung protein serta sumber kalsium yang baik bagi ibu hamil maupun janin. Agar lebih bervariasi Anda bisa menggunakannya sebagai tambahan pada bubur gandum, sereal, maupun dijadikan milkshake atau smoothies.


(Larasati, foto: Unsplash/Brooke Lark, Christine Siracusa