Bumil harus tahu beragam informasi tentang morning sickness saat hamil yang sering menjadi pertanyaan.


Kehamilan merupakan pengalaman luar biasa yang bisa dibilang cukup menyenangkan dan tidak terlupakan bagi seorang perempuan. Namun, tidak selalu mudah, kehamilan juga disertai banyak perubahan fisik dan emosional. Salah satu perubahan yang sering dialami calon Moms adalah mengalami mual di pagi hari atau morning sickness. Tak jarang, mual di pagi hari juga disertai muntah. 

(BACA JUGA: 10 Minuman Terbaik untuk Meredakan Morning Sickness, Bumil FYI!)


Banyak bumil yang menanyakan kapan morning sickness mulai terjadi, kapan puncaknya, dan kapan berhenti. Nah, menjawab pertanyaan tersebut, simak artikel di bawah yang dilansir dari lama Parenting FirstCry.


KAPAN MORNING SICKNESS MULAI TERJADI?

Perlu diketahui Moms, morning sickness pada ibu hamil bisa terjadi berbeda-beda. Bagi beberapa perempuan, gejalanya dimulai pada usia kehamilan 5 hingga 6 minggu, sedangkan untuk beberapa ibu hamil rasa mual bisa menjadi tanda pertama kehamilan. Artinya mual di pagi hari bisa dimulai kapan saja setelah dua minggu melewatkan menstruasi pertama setelah ovulasi. 

(BACA JUGA: Calon Ibu Wajib Tahu, Inilah Penyebab Morning Sickness Saat Hamil)


KAPAN MORNING SICKNESS MENGALAMI PUNCAK?

Seperti yang dibahas sebelumnya, gejala kehamilan dialami ibu hamil secara berbeda. Namun dalam banyak kasus, mual di pagi hari cenderung mengalami puncak dan semakin memburuk ketika pada usia kehamilan 9 hingga 10 minggu. Ini juga saat di mana hormon human chorionic gonadotropin atau hCG berada pada puncaknya. 

(BACA JUGA: 10 Makanan Terbaik untuk Meredakan Morning Sickness)



(Foto: Freepik.com/senivpetro)


KAPAN MORNING SICKNESS AKAN BERAKHIR?

Morning sickness yang dialami biasanya akan mereda saat memasuki trimester kedua kehamilan, yang berarti setelah mengalami puncak selama 8 hingga 11 minggu. Mual di pagi hari mungkin akan mulai mereda pada saat Moms memasuki usia kehamilan 12 minggu. Namun, tidak menutup kemungkinan kalau beberapa ibu hamil masih mengalami morning sickness pada trimester kedua, bahkan hingga trimester ketiga. 

(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com)