Untuk Ibu Menyusui

Jika ditanya boleh-tidaknya menyusui di saat proses pemberian ASI, tentu jawaban adalah boleh.“Ibu yang menderita hipertensi masih bisa memberikan ASI eksklusif, hanya saja sebaiknya Anda lebih pintar memilih obatnya. Konsultasikan ke dokter, obat apa saja yang bahaya dan tidak untuk perkembangan si kecil karena apa yang diminum nantinya akan dihisap sang buah hati melalui air susu. Oleh karena itu, jangan sampai obat tersebut memengaruhi kondisi kesehatan si kecil dan ibu menjadi terancam kondisinya hingga pada kematian.”


Pencegahan dan Solusi

Lebih lanjut dr. Arieska memberikan saran dan panduannya. “Sebagian besar hipertensi diderita oleh perempuan berusia 35 tahun ke atas. Sebaiknya, Anda rutin mengontrol tekanan darah, minimal 3 kali dalam seminggu. Selain itu tetap jaga pola makan dibarengi dengan olahraga teratur. Untuk ibu hamil, jika tekanan darah sudah mencapai angka lebih dari 140/90 mm Hg pada usia kehamilan 20 minggu dan ini terus berlangsung seperti itu lebih dari 12 minggu, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, agar ibu mendapatkan obat yang tepat dan  tidak membahayakan kesehatan janin,” tutup dr. Arieska. 

(BACA JUGA: Preeclampsia Saat Hamil bisa Menyebabkan Keguguran)


(Elizabeth Puspa, foto: Aditya Virmana, GLITZMEDIA.CO)