Munculnya flek saat hamil bisa dikatakan normal, namun tetap harus waspada jika 5 hal ini yang menjadi penyebabnya.

Durasi baca: 55 detik.


Di masa kehamilan para perempuan tidak akan mengalami menstruasi. Hal ini disebabkan sel telur yang tengah dibuahi oleh sperma di dalam rahim secara otomatis membuat darah menstruasi berhenti keluar. Masalahnya, tidak jarang calon ibu mengalami kasus yang ditandai dengan timbulnya bercak darah pada masa kehamilan, tentu saja hal ini menimbulkan rasa khawatir yang cukup besar.

(BACA JUGA: 5 Tips Atasi Rasa Takut dan Cemas Menjelang Persalinan)


Menurut dokter Alyssa Stephenson-Famy, M.D., selaku Maternal-Fetal Medicine Specialist, asal University of Washington, Seattle, hampir 25-40% perempuan mengalami flek selm kehamilan. Biasanya, bercak tersebut berwarna meah atau cokelat. Lalu, apa yang menjadi penyebab utama terjadinya flek pada masa kehamilan? Ini jawabannya.


PROSES PEMBUAHAN

Menurut Dr. Stephenson-Famy, selaku dokter kandungan yang tergabung dalam American Pregnancy Association, mengalami flek selama trimester pertama sangat normal. Hal ini terjadi sebagai tanda sel telur telah dibuahi oleh sel sperma yang menempel pada dinding rahim. Biasanya, darah tersebut keluar selama 12 minggu pertama awal kehamilan.



(Foto: Freepik.com/phduet)


HUBUNGAN INTIM YANG INTENS

Trimester pertama adalah masa yang sangat krusial dan rentan terjadinya keguguran. Sayangnya, terkadang para calon ibu tidak menyadari dirinya sedang mengandung. Alhasil, saat melakukan hubungan intim dengan suami, Anda mencoba posisi yang membahayakan janin, seperti misionaris misalnya.


Akibatnya perut dan rahim menjadi tertekn dan janin menjadi sangat lemah. Jika usai berhubungan Anda menemukan bercak darah, segera periksakan ke dokter untuk memastikan kondisi Anda. Apabila ingin berhubungan intim, pastikan Anda memilih posisi yang aman dilakukan saat hamil.