Moms pastikan Anda mengetahui bahaya dan dampak kurang minum air putih saat hamil.

Durasi baca: 55 detik.


Saat hamil Anda tidak hanya dituntut untuk memenuhi asupan makanan yang bergizi, tetapi juga menjaga kadar cairan di dalam tubuh. Sangat penting untuk ibu hamil menjaga agar kehamilannya dapat selalu sehat dan berjalan lancar hingga persalinan. Pasalnya, kurang minum air putih bisa menyebabkan dehidrasi pada calon Moms. 

(BACA JUGA: 10 Manfaat Minum Air Putih untuk Ibu Hamil)


Apabila ibu hamil mengalami dehidrasi saat hamil bisa memengaruhi dan membahayakan janin yang ada di dalam kandungan. Normalnya seseorang harus memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh dengan minum minimal 8 gelas air per hari, untuk ibu hamil tentu saja bisa lebih banyak dari itu. 


Berikut ada beberapa dampak kurang minum air putih saat hamil yang wajib Moms ketahui.


INFEKSI SALURAN KEMIH

Dilansir dari laman whattoexpect.com, dampak kurang minum air putih saat hamil yang pertama adalah meningkatkan risiko infeksi saluran kemih. Pasalnya, rutin minum air putih saat hamil bisa membuat urine Anda lebih encer sehingga lebih sering buang air kecil. 


Sebaiknya Anda jangan menahan untuk buang air kecil ya, Moms, karena urine yang mengendap terlalu lama di kemih bisa memicu berkembang biaknya bakteri, sehingga menyebabkan infeksi.



(Foto: Freepik.com/Dragana_Gordic)


AIR KETUBAN SEDIKIT

Dampak kurang minum air putih saat hamil yang kedua adalah cairan ketuban sedikit. Tahukah Anda, kalau produksi cairan ketuban sangat amat bergantung dari cairan ada di dalam tubuh Anda. 

(BACA JUGA: Selain Minum Air Putih, Inilah Cara Mencegah Dehidrasi pada Ibu Hamil)


Maka akan sangat dikhawatirkan jika Anda tidak memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh karena bisa menyebabkan air ketuban sedikit yang bisa memengaruhi pertumbuhan janin.