Ini waktu terbaik berhubungan intim dengan pasangan.

Durasi baca: 1 menit 


Bagi Anda dan pasangan yang mengharapkan momongan, sebaiknya rutin melakukan perhitungan masa subur. Cara sederhana sebenarnya bisa menggunakan aplikasi untuk mengetahui tanggal pastinya. Namun, jika ingin menghitung secara manual, maka Anda harus paham berapa lama siklus menstruasi terakhir dengan cara perhitungan menggunakan kalender masehi. Terdapat 3 cara utama yang dapat Anda gunakan untuk mengetahui masa subur. Metode tersebut terdiri dari periode menstruasi, perubahan lendir dan suhu tubuh, dengan trik berikut ini.


SIKLUS MENSTRUASI

Siklus menstruasi yang normal umumnya terjadi selama 21 – 35 hari yang terhitung sejak hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi selanjutnya. Tanggal subur dapat mulai Anda hitung sejak memasuki masa ovulasi—ovarium melepaskan sel telur—yang terjadi sekitar 12 – 14 hari sebelum periode menstruasi selanjutnya dimulai. Masa ovulasi setiap perempuan berbeda-beda, namun untuk hasil akurat Anda dapat menghitung sejak 6 bulan terakhir masa menstruasi.

(BACA JUGA: KETAHUI KONDISI KESEHATAN MELALUI DARAH MENSTRUASI)


Masa subur terhitung pada hari ke-12 sampai hari ke-16 pasca menstruasi. Misalnya, setelah dilakukan pencatatan siklus menstruasi selama kurang lebih 6 bulan, Anda sudah mengetahui bahwa siklus terpanjang adalah 31 hari dan terpendek 26 hari. 

Maka cara menghitungnya, 31–11= 20 dan 26–18= 8. 

Artinya, hari ke 8 setelah menstruasi adalah masa paling subur hingga perhitungan akhir masa subur adalah di hari ke – 20. 



(Foto: Allcancerinfo.us)