Sering dialami ibu hamil, begini cara mengatasi kaki kram yang terjadi selama masa kehamilan.


Selain morning sickness yang terdiri mual dan muntah, sulit tidur, cepat lelah, tidak mau makan, ada satu hal yang juga sering dialami para calon ibu di masa kehamilan. Kaki kram merupakan salah satu gangguan yang paling sering dikeluhkan oleh ibu hamil.

(BACA JUGA: Mual dan Muntah Berlebihan Saat Hamil? Atasi dengan 5 Cara Ampuh Berikut Ini)


Tentu saja gangguan ini bisa membuat ibu hamil tidak merasa nyaman dan memengaruhi kegiatan sehari-hari. Jika hal ini terjadi, tidak perlu panik, ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi kaki kram saat hamil. Simak informasinya di bawah ini.


PIJAT PERLAHAN

Cara mengatasi kaki kram saat hamil adalah dengan memijat secara perlahan. Moms bisa melakukannya sendiri atau meminta bantuan sang suami atau anggota keluarga lainnya. Cara ini dinilai bisa membantu meredakan kram yang terjadi. Gunakan olive oil atau minyak zaitun untuk memijat kaki Moms.


RUTIN MELAKUKAN PEREGANGAN

Ketika kaki kram terjadi, pastikan kaki tidak kaku. Walaupun terasa sakit, secara perlahan coba lakukan peregangan. Sedikit demi sedikit dicoba untuk meluruskan kaki, apabila rasa kram mulai berkurang, angkat kaki secara perlahan. Hal ini dipercaya bisa membantu melancarkan peredaran darah.



(Foto: Freepik.com/phduet)


RUTIN OLAHRAGA

Salah satu alasan mengapa kaki kram sering terjadi adalah Moms kurang bergerak. Hamil bukanlah sebuah alasan untuk tidak berolahraga. Masih banyak olahraga untuk ibu hamil yang aman untuk dilakukan. Diantaranya berenang, yoga ibu hamil, jalan pagi atau sore, dan sebagainya. 

(BACA JUGA: Lakukan 30 Tips Ini Agar Kehamilan Sehat dan Berjalan dengan Lancar)


KOMPRES AIR HANGAT

Cara mengatasi kaki kram saat hamil yang keempat adalah dengan mengompres air hangat. Moms bisa sediakan air hangat dan handuk bersih, kemudian celupkan handuk ke dalam air hangat, peras, dan tempelkan ke bagian kaki yang kram atau gunakan botol berisi air hangat. Cara ini dipercaya bisa mengurangi ketegangan otot yang terjadi.

(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com/pch.vector)