Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, sleepwalking juga bisa dialami anak-anak.

Durasi baca: 55 detik.


Sleepwalking atau kebiasaan tidur sambil berjalan merupakan perilaku yang bisa terjadi pada seseorang ketika sedang tidur. Kondisi ini di mana seseorang akan terbangun dari tidurnya, berjalan, atau melakukan suatu kegiatan dalam keadaan tidur. Biasanya orang yang mengalami sleepwalking ini tidak sadar atau mengetahui apa yang ia lakukan, bahkan tidak mengingatnya. 


Tidak hanya pada orang dewasa, sleepwalking juga bisa terjadi pada anak-anak. Dikutip dari hellosehat.com, dari hasil survey yang dilakukan di Amerika Serikat, terdapat 15% orang yang memiliki kebiasaan ini. Dan kebanyakan dari mereka adalah anak-anak berusia 3 hingga 7 tahun. 

(BACA JUGA: 7 Cara Cegah Bayi Jatuh dari Tempat Tidur)


Sleepwalking pada anak memang bukan penyakit yang cukup serius, namun jika orangtua tidak tahu atau bahkan tidak memperhatikan, bisa menimbulkan cedera akibat jatuh ataupun terbentur.


TANDA-TANDA SLEEPWALKING

Biasanya sleepwalking terjadi ketika seseorang sudah tidur selama 1 hingga 2 jam dan terjadi saat tidur malam hari. Adapun beberapa tanda-tanda seseorang mengalami sleepwalking yang mungkin juga bisa dialami oleh si Kecil.


  • Memiliki ekspresi sayu.
  • Turun dari tempat tidur dan berjalan.
  • Mata terbuka, namun sebenarnya sedang tidur.
  • Tidak merespon saat berkomunikasi dengan orang lain.
  • Sulit untuk dibangunkan.
  • Tampak bingung dan tidak ingat.



(Foto: Freepik.com)


PENYEBAB SLEEPWALKING

Faktor genetik, lingkungan, dan fisik ternyata dipercaya menjadi penyebab sleepwalking atau kebiasaan tidur sambil berjalan terjadi. Untuk faktor genetik, sleepwalking akan terjadi pada seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan kondisi ini. 

(BACA JUGA: Hati-hati, Ada 4 Dampak Negatif Jika Anak Sering Tidur Larut Malam)


Faktor lingkungan seperti kurang tidur, stres, demam, gelisah, lelah ternyata juga bisa memicu sleepwalking. Hingga saat ini belum ada obat untuk mengatasi sleepwalking atau tidur sambil berjalan. Apabila ada anggota keluarga Anda yang mengalami hal ini, pastikan untuk tidak membangunkan dengan cara yang mengagetkan. Dan jika si Kecil yang mengalami ini, buatlah tambahan pengaman di setiap sisi ranjang.


(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com)