Inilah cara Anda melakukan pertolongan pertama mimisan pada anak. 

Durasi baca: 55 detik


Ada banyak faktor penyebab mimisan pada anak. Mulai dari cuaca ekstrem, kebiasaan mengorek hidung, terjadi benturan pada hidung, kelelahan, hingga kelainan bentuk hidung. Meski terlihat dramatis, mimisan sebenarnya bukan hal yang serius. Asalkan Anda memahami cara melakukan pertolongan pertama mimisan pada anak. 


Nah, sebelum memberikan pertolongan pertama mimisan pada anak, ada baiknya Anda mengetahui penyebabnya secara detail. Hal ini penting supaya Anda tahu bagaimana merawatnya dan mencegah mimisan terjadi lagi.

BACA JUGA: Tips Agar Batuk Pilek Anak Lekas Reda)



PENYEBAB MIMISAN PADA ANAK

Mimisan lebih sering terjadi pada anak-anak dibanding orang dewasa. Biasanya anak yang berusia 3-10 tahun lebih rentan mengalami mimisan karena memiliki pembuluh darah yang tipis dan rapuh sehingga mudah pecah. 


Mimisan yang paling umum terjadi adalah mimisan anterior, yaitu darah datang dari depan hidung disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah kecil atau kapiler di dalam hidung. 


Sementara mimisan posterior berasal dari bagian dalam hidung yang disebabkan oleh cedera wajah atau hidung sehingga kecil kemungkinan anak-anak mengalaminya. Mimisan sendiri bisa terjadi karena:


FAKTOR CUACA

Udara kering baik di dalam ruang (indoor) atau iklim kering di luar ruang (outdoor) merupakan penyebab umum mimisan pada anak yang mengiritasi dan mengeringkan membran hidung.


KEBIASAAN SI KECIL MEMPERLAKUKAN HIDUNG

Menggaruk atau mengorek hidung juga dapat menyebabkan mimisan ketika mengenai pembuluh darah yang tipis dan rentan di dalam hidung.

(BACA JUGA: Racikan Minuman Tradisional yang Efektif Redakan Flu Saat Hamil)


PENGARUH PENYAKIT PADA PERNAPASAN ATAS

Flu, alergi, atau infeksi sinus yang memiliki gejala hidung tersumbat dan iritasi biasanya menyebabkan mimisan. Selain itu infeksi bakteri di bagian dalam hidung atau lubang hidung terasa sakit, merah, dan berkerak yang dapat menyebabkan perdarahan.


APA SAJA PERTOLONGAN PERTAMA MIMISAN PADA ANAK

Setelah mengetahui penyebab mimisan saatnya menghafalkan langkah-langkah pertolongan pertama mimisan pada anak berikut ini:

(BACA JUGA: Awas Penyakit yang Mirip dengan Flu Biasa ini Menyebabkan Kematian)



Do’s

  • Pertolongan pertama mimisan pada anak yang perlu Anda lakukan adalah tenangkan si Kecil. Ajaklah ia untuk duduk tegak dengan posisi tubuh bagian atas sedikit condong ke depan.


  • Selanjutnya, pertolongan pertama mimisan pada anak yang perlu Anda lakukan adalah jepit ujung hidung anak menggunakan ibu jari dan telunjuk Anda. 



  • Letakkan tisu atau handuk di bawah lubang hidung dan minta si Kecil bernapas melalui mulut untuk sementara waktu.


  • Beri tekanan pada bagian ujung hidung sekitar 10 menit meskipun darah sudah berhenti mengalir.


Don’t’s


  • Jangan menyandarkan anak bahkan memintanya berbaring karena posisi ini dapat menyebabkan si Kecil menelan darah mimisan yang berakibat batuk atau muntah.


  • Jika Anda terbiasa melakukan pertolongan pertama mimisan pada anak dengan memasukkan kapas atau tisu ke dalam lubang hidung, jangan lakukan hal ini lagi. 


  • Selain itu, hindari menyemprotkan sesuatu ke dalam hidung untuk menghentikan mimisan.


KAPAN ANDA PERLU KE DOKTER? 


Seperti sudah disebutkan sebelumnya, mimisan bukan penyakit serius. Namun, Anda harus membawa si Kecil ke dokter sebagai pertolongan pertama mimisan pada anak jika mengalami salah satu kondisi di bawah ini:



  • Mimisan berlangsung lebih dari 20 menit meski sudah diberikan tekanan pada ujung hidung.


  • Mimisan muncul akibat terjadinya benturan pada kepala, anak terjatuh, atau wajahnya terkena pukulan.


  • Ketika anak mengalami sakit kepala intens, demam, atau gejala lain yang dirasa mengkhawatirkan.


  • Pertolongan pertama mimisan pada anak sudah Anda lakukan, namun terjadi perubahan bentuk hidung yang tidak normal bahkan patah.


  • Anak terlihat pucat, lemas, pusing, atau hampir pingsan akibat kehilangan darah.


  • Anak mulai batuk bahkan muntah darah.


  • Anak memiliki kelainan pendarahan atau sedang mengonsumi pengencer darah


  • Selain itu, Anda juga harus berkonsultasi kepada ahli jika mimisan pada anak terjadi cukup sering, memiliki pola berulang yang familiar, munculnya disertai masalah kronis atau tanda memar pada tubuh, serta selalu membutuhkan penanganan di UGD untuk menghentikannya. 


Setelah mengetahui penyebab dan langkah pertolongan pertama mimisan pada anak, semoga Anda lebih siap menghadapinya dan tidak panik ya, Moms!


(Larasati, foto: Pexels/Kat Jayne, Unsplash/Kelly Sikkema)