Moms, ketahui beberapa informasi seputar pembengkakan kelenjar getah bening pada anak. 

Durasi baca: 50 detik.


Tahukah Anda, pembengkakan kelenjar getah bening tidak hanya bisa dialami oleh orang dewasa, tetapi juga bisa terjadi pada anak-anak. Bahkan, ukuran nya terlihat lebih besar daripada orang dewasa. Menurut informasi dari Raising Children Network, pembengkakan kelenjar getah bening pada anak bisa terjadi karena berbagai sebab, namun pada sebagian besar kasus tidak berbahaya dan bukan petanda masalah kesehatan serius.

(BACA JUGA: Hati-hati, Inilah 5 Dampak Orangtua Terlalu Mencemaskan Anak)


Kelenjar getah bening memiliki fungsi di dalam tubuh. Diantaranya adalah memproduksi zat kimia untuk membunuh kuman penyebab infeksi, menyaring bakteri, dan virus di dalam tubuh yang harus dihancurkan oleh sel darah putih. 


PENYEBAB

Pada umumnya kelenjar getah bening pada balita berukuran diameter 0.5 hingga 1.5 sentimeter atau sebesar biji kacang yang letaknya ada di leher, ketiak, selangkangan, dada, dan perut. Berikut beberapa penyebab pembengkakan kelenjar getah bening pada anak yang Moms harus tahu.


  • Infeksi akibat virus atau bakteri
  • Infeksi pada kelenjar getah bening
  • Eczema, luka bakar, atau gigitan serangga
  • Reaksi terhadap konsumsi obat tertentu
  • Artritis dan kondisi lain pada sendi
  • Kanker, tetapi sangat jarang terjadi



(Foto: Freepik.com/senivpetro)


GEJALA

Sangat mudah mengenali pembengkakan kelenjar getah bening pada anak. Mulai dari munculnya benjolan di bagian bawah rahang, bagian bawah atau belakang leher, ketiak, selangkangan, dada, atau perut. Biasanya benjolan tersebut terjadi akibat sel dan cairan menumpuk di dalam kelenjar getah bening untuk memerangi penyakit dan infeksi. Tidak hanya benjolan, rasa nyeri dan munculnya kemerahan dikulit juga bisa terjadi. 


HARUS KE DOKTER JIKA…

Moms, segera konsultasikan dengan dokter apabila si Kecil mengalami beberapa hal berikut ini:


  • Kelenjar getah bening membengkak tanpa alasan yang jelas
  • Ukuran benjolan lebih besar dari ukuran diameter 4 sentimeter
  • Si Kecil tampak kesakitan hingga kesulitan bernapas
  • Kulit di sekitar benjolan berwarna merah dan terasa sakit
  • Benjolan di leher disertai dengan gejaka demam, ruam, tangan, telapak kaki, bibir, dan lidah berwarna merah.


Sumber: Orami Parenting.


(Mondials Anindhita, Foto: Freepik.com/pressfoto)