Jaga kesehatan tubuh si Kecil dan ketahui beberapa penyebab bayi terkena batuk dan pilek berikut ini.

Durasi baca: 50 detik.


Tidak hanya orang dewasa, ternyata bayi juga dinilai sering mengalami batuk dan pilek. Akan tetapi, bayi tidak boleh mengonsumsi obat secara sembarangan, karena berisiko menyebabkan efek samping. 

(BACA JUGA: Penyebab Ruam Popok pada Bayi yang Moms Harus Tahu)


Batuk dan pilek memang bukan penyakit berbahaya, tetapi jika tidak diketahui penyebab dan diatasi dengan baik, maka bisa membuatnya tidak nyaman, alhasil ia pun rewel. Lalu, apa saja penyebab bayi sering terkena batuk dan pilek? Simak informasinya di bawah ini.


VIRUS

Penyebab yang pertama adalah adanya virus yang menyebabkan batuk dan pilek terjadi. Rhinovirus adalah jenis virus yang paling umum menjadi penyebab pilek. Biasanya virus tersebut masuk melalui mulut, hidung, mata, udara, atau dari kontak penderita sebelumnya.


INFEKSI BAKTERI

Selain virus, ternyata bakteri juga bisa menjadi penyebab bayi sering terkena batuk dan pilek. Misalnya batuk rejan yang merupakan sebuah infeksi bakteri yang menyerang paru-paru dan saluran pernapasan. Pilek, batuk, bersin, hingga demam merupakan beberapa gejala batuk rejan.



(Foto: Freepik.com/onlyyouqj)


RIWAYAT PENYAKIT

Penyebab bayi sering terkena batuk dan pilek yang ketiga adalah adanya riwayat penyakit di keluarga. Asma merupakan salah satu penyakit riwayat keluarga yang bisa terjadi pada si Kecil. Penyakit ini memunculkan gejala seperti batuk berdahak, hidung tersumbat, susah bernapas, dan sebagainya.


SISTEM KEKEBALAN TUBUH YANG TIDAK KUAT

Sudah menjadi kewajiban orangtua untuk selalu menjaga kesehatan tubuh si Kecil agar tetap sehat. Apabila sistem imunitas atau kekebalan tubuh si Kecil tidak kuat, maka berisiko untuk terkena berbagai macam penyakit menular, seperti batuk dan pilek. Oleh karena itu, penuhi asupan makanan dan minuman si Kecil dengan baik, beri ASI eksklusif dan MPASI yang nutrisi serta gizi seimbang.


(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com)