Atasi dengan cara berikut ini untuk menghindari konflik.

Durasi baca: 1 menit


Setiap orangtua yang baru memiliki anak, biasanya memiliki metode sendiri dalam memberikan pola asuh, edukasi dan arahan kepada anak. Mereka memperolehnya dari memperhatikan langsung pola didik lingkungan, pendidik profesional dari berbagai medium, hingga cara positif dari orangtua sendiri.


Namun, biasanya mertua yang kerap 'menginterupsi' terdengar seperti cerita yang tidak asing di telinga. Apapun yang Anda lakukan saat mengasuh dan mendidik anak bisa menimbulkan pertanyaan, koreksi atau protes dari mertua. Ketahuilah kalau mertua juga punya alasan untuk ikut campur pada pertumbuhan anak Anda yang juga cucunya sendiri. 

(BACA JUGA: Ini Alasan Kenapa Cara Anda Mnegasuh Anak Bertolak Belakang dengan Mertua)


  • Tanpa perlu membuang energi dengan emosi berkepanjangan, coba lakukan langkah-langkah ini agar Anda bisa mengasuh anak dengan nyaman dan tanpa menyakiti hati mertua.
  • Anggaplah mertua sebagai orangtua Anda sendiri. Ini adalah cara paling mudah yang perlu Anda lakukan pertama kali.  Dengan begitu, apapun yang mereka katakan dan lakukan, akan lebih mudah dipahami oleh Anda. 
  • Kenapa Anda tidak mencoba menggali ilmu dari mertua? Coba dengarkan cerita dan sarannya ketika membagi pengalamannya, cara dia mengasuh anak-anaknya dulu. Perlu diingat, orangtua zaman dulu (umumnya) lebih tahan banting, mandiri, dan selalu punya cara mencari solusi sendiri sebelum bergantung pada orang lain.