Ingat, kenyamanan dan kesenangan anak saat di perjalanan mudik berbanding lurus dengan ketenangan Anda.

Liburan sekolah anak-anak berbarengan dengan liburan Lebaran. Anda dan suami yang bekerja pun bisa rehat sejenak dengan mengambil cuti untuk memanfaatkan momen tersebut pulang ke kampung halaman (mudik). Selain bersilaturahmi dan sedikit nostalgia, Anda pun dapat menunjukkan berbagai tempat pada buah hati selama perjalanan menuju kampung halaman.

Jika memilih mudik menggunakan jalur darat—mobil pribadi, kereta api, atau bus—ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat mengajak anak-anak. Tanpa persiapan matang, maka bayangan akan serunya liburan justru menjadi ‘mimpi buruk’ akibat anak-anak rewel di perjalanan. 

Jadi, sebaiknya persiapkan beberapa hal berikut ini agar perjalanan mudik terasa menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.




Persediaan Makanan

Sebelum pergi, tak ada salahnya mengajak buah hati berbelanja kebutuhannya. Biarkan mereka memilih beragam camilan, minuman, serta apapun yang disukainya untuk dibawa saat mudik nanti. Selain dapat menjaga mood buah hati, Anda pun dapat meringkas perjalanan tanpa perlu melipir ke mini market hanya untuk membelikan mereka camilan. 


Pakaian Ganti

Jika usia anak 1–3 tahun sebaiknya siapkan persediaan popok di dalam mobil, untuk mengantisipasinya saat ingin buang air kecil. Jangan lupa membawa pakaian ganti, seperti celana, baju, dan pakaian dalam agar mereka tetap nyaman beraktivitas, sekalipun hanya di dalam mobil. Pilihlah jenis pakaian yang bahannya tidak terlalu tebal dan mudah menyerap keringat.


Persediaan Susu dan ASI

Tak hanya makanan. Susu dan ASI pun menjadi hal penting dan wajib Anda bawa saat perjalanan jauh. Kemaslah susu bubuk dalam beberapa bungkus kecil, sehingga memudahkan Anda menuangnya ke botol. Siapkan pula termos berisi air panas untuk membuatkan mereka susu. 


Mainan Favorit 

Perjalanan jauh membuat anak cepat jenuh dan bosan selama perjalanan. Oleh karena itu, bawakan mainan yang mereka sukai. Usahakan, Anda memiliki mainan interaktif sehingga mereka lebih asyik saat harus bermain sendiri. 




Child Car Seat

Gunakan child car seat untuk anak berusia di bawah 5 tahun. Kursi ini dirancang khusus untuk keamanan dan kenyamanan anak selama di mobil, dilengkapi seat belt dan juga kontur yang mengikuti siluet tubuh anak. Jika perlu, gunakan meja tambahan di bagian depannya untuk meletakkan tempat makanan hingga mainannya. Hidup Anda lebih mudah, kan?


Kasur Lipat 

Anda dapat membeli kasur lipat untuk diletakan di bagian belakang mobil. Ibu hanya perlu melipatkan kedua kursi bagian tengah dan belakang, kemudian menyulapnya menjadi sebuah ‘kamar’ kecil untuk mereka. Selain terlihat lebih luas, anak-anak pun dapat bermain sepuasnya dan tidur dengan nyenyak. Ibu jangan lupa pula membawakan bantal serta guling favoritnya, ya.


Obat-Obatan

Meskipun kondisi sang anak dalam keadaan sehat dan baik-baik saja, namun ibu harus mengantisipasi hal buruk. Jangan sampai lupa untuk membawakan P3K di dalam mobil, seperti obat batuk, pilek, demam, obat merah, termometer, kompres anak, vitamin, minyak angin, dan lain sebagainya. Anda pun akan lebih tenang di perjalanan jika sewaktu-waktu kondisi anak kurang sehat.


Kantong Pembuangan

Sediakan kantong plastik sebagai langkah antisipasi dari mabuk perjalanan. Fisik anak biasanya cenderung lemah dan sangat mudah mabuk di perjalanan menggunakan mobil ataupun kapal dalam waktu yang lama. Jika sewaktu-waktu mereka mengeluh mual dan ingin muntah, Anda tak lagi panik dan segera berikan kantong plastik tersebut. 




Gadget

Dalam kondisi perjalanan, fasilitas gadget cukup dibutuhkan untuk atasi kebosanan—selain mainan. Bahkan, di suasana yang sudah sangat membosankan, Anda boleh menggunakan gadget untuk menonton film bersama sang buah hati. Dengan menonton bersama, Anda dan si kecil tetap memiliki interaksi yang dapat melatihnya bersosialisasi dengan baik.


Cairan Antiseptik

Poin yang satu ini sangat sering dilupakan para ibu—padahal penting. Jangan lupa untuk membawa tisu basah atau cairan antiseptik selama perjalanan untuk memastikan kondisi anak tetap bersih. Sebagai pengganti cuci tangan, bersihkan tangannya dengan cairan antiseptik. Sementara bagian tubuh lainnya, bisa dibersihkan menggunakan tisu basah.

(Elizabeth Puspa, Images: Berbagai sumber)