Jangan sampai terjadi, cegah speech delay pada anak dengan cara berikut ini.

Durasi baca: 50 detik.


Speech delay atau keterlambatan bicara merupakan salah satu penyebab gangguan tumbuh kembang yang paling sering ditemukan pada balita. Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab keterlambatan bicara pada anak. Seperti gangguan pada otak, gangguan pendengaran dan gangguan pada organ mulut.


Bicara merupakan media utama seseorang untuk mengekspresikan emosi, pikiran, pendapat serta keinginannya. Apabila tidak diatasi dengan baik, maka bisa membuat anak frustasi. Orangtua dan lingkungan terdekat memegang peranan penting dalam perkembangan bicara dan bahasa seorang anak.


USIA BICARA

Di atas usia satu tahun biasanya anak sudah dapat mengucapkan 3-6 kata dengan arti, dapat mengangguk atau menggelengkan kepala untuk merespon pertanyaan, menunjuk dengan anggota tubuh, dan sebagainya. Anak dapat dikatakan mengalami keterlambatan bicara bila usia 10-15 bulan tidak mampu memahami pembicaraan orang lain. 

(BACA JUGA:Hati-hati, 5 Hal Ini Bisa Membuat Anak Terlambat Bicara)


Pada saat inilah Anda sudah harus mulai khawatir. Konsultasikan segera dengan pasangan Anda, apa yang akan dilakukan selanjutnya.


SPEECH TERAPI

Salah satu pengobatan yang dilakukan untuk anak speech delay adalah dengan speech terapi. Waktu terapi yang dibutuhkan setiap anak berbeda-beda. Tergantung dari pribadi sang anak dan tentu saja support orangtua.


LUANGKAN WAKTU DENGAN ANAK

Sesibuk apapun Anda paling tidak luangkan satu waktu untuk mengajaknya mengobrol. Tanyakan apa yang si Kecil sedang lakukan, ajak ia bermain tebak-tebakan dengan menyebutkan benda-benda di sekitar. Atau Anda bisa membacakan buku cerita, cara itu baik untuk meningkatkan kosakata anak.



(Freepik.com/senivpetro)


PERBANYAK PLAYDATE

Dengan bertemu teman sebayanya, si Kecil dapat lebih aktif, mulai belajar bersosialisasi, banyak berkomunikasi dengan orang sekitar, dan tabungan kosakata bahasanya pun akan semakin bertambah. Lakukan secara rutin, paling tidak seminggu tiga kali.


SUPPORT SYSTEM

Tidak hanya orangtua yang ikut turut berperan dalam penanganan anak speech delay, namun orang di sekitar lingkungan juga perlu membantu. Latihlah anggota keluarga Anda, asisten rumah tangga (ART) untuk mulai terbiasa mengajak si Kecil lebih berkomunikasi. 


Ingatkan, selama menjalin komunikasi dengan anak Anda, jangan lupa melakukan kontak mata secara intensif karena pandangan mata bisa membuat anak merasakan perhatian, kasih sayang, cinta dan pengertian.


(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com)