Selain beras putih dan merah, apakah aman memberikan beras cokelat pada bayi? Ini jawabannya.


Sebagai orangtua, tentu saja Moms ingin memberikan semua yang terbaik untuk si Kecil, termasuk makanan sehari-hari yang memiliki nutrisi paling baik. Ada banyak bahan makanan yang bisa diberikan untuk si Kecil terutama bagi bayi yang baru mengenal makanan solid. Salah satunya adalah beras yang dimasak menjadi nasi.


Selain beras putih, apakah aman memberikan beras cokelat pada bayi? Pasalnya, beras cokelat atau merah memiliki kandungan yang lebih daripada beras putih. 


MANFAAT BERAS COKELAT UNTUK BAYI

Beras cokelat merupakan salah satu bahan makanan yang sangat baik untuk program diet sehat. Tidak hanya untuk orang dewasa, bayi juga bisa diberikan beras cokelat. Lalu, apa saja manfaat beras cokelat untuk bayi?

“Nutrisi yang ditemukan dalam beras cokelat antara lain karbohidrat sehat, protein, serat, vitamin B, mangan, selenium, magnesium, dan antioksidan,” ujar Amy Chow, RD, selaku ahli diet anak dalam laman Healthline

(BACA JUGA: Pilihan Resep MPASI untuk Baby Led Weaning)


Karbohidrat kompleks dalam beras cokelat bisa meningkatkan rasa kenyang, menjaga perut bayi tetap kenyang, dan bahagia. Kandungan seratnya juga bisa mencegah sembelit pada bayi. Kandungan antioksidan bisa mencegah kerusakan sel, sementar zat gizi mikro dalam beras cokelat bisa membantu tumbuh kembang tubuh dan otak bayi.


(Foto: Freepik.com)


KAPAN WAKTU TEPAT MEMBERIKAN BERAS COKELAT PADA BAYI?

Masih dari laman Healthline yang sama, sebenarnya tidak ada jadwal yang tepat kapan harus memberikan masing-masing kelompok makanan pada bayi, namun banyak orangtua memilih sereal beras sebagai makanan pertama bayi. 

Menurut Chow, “Untuk bayi yang melakukan baby led weaning (finger food mulai usia 6 bulan) dan bayi yang lebih besar (9 sampai 15 bulan), beras cokelat dapat diperkenalkan dalam berbagai finger food, seperti salmon, rice balls, vegetarian roti kacang, sushi gulung, dan sebagainya”.

(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com/wirestock)