Mengusung tema Sustainable Development Goals dari PBB, murid-murid Sekolah Cikal menujukkan hasil belajar mereka.

Durasi baca: 50 detik.


Pada tanggal 29-30 Januari 2020, Sekolah Cikal kembali mengadakan Primary Years Program (PYP) Exhibition. PYP merupakan sebuah pameran karya merdeka hasil belajar dari murid-murid kelas 5. Cukup unik, karena PYP ini juga merupakan bagian dari asesmen pembelajaran di sekolah yang tidak berbentuk soal pilihan ganda atau diukur dengan angka-angka. 

(BACA JUGA: 5 Jenis Permainan Anak yang Mendidik dan Bisa Mengasah Kecerdasan!)


“PYP Exhibition merupakan sebuah proses penelitian yang melibatkan penemuan isu dan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan memikirkan solusi yang dapat dilakukan sebagai kontribusi kepada masyarakat”, ujar Marsaria Primadona (Pima) selaku coordinator PYP Exhibition.


Sebagai pendiri Sekolah Cikal, Najelaa Shihab juga mengatakan bahwa Indonesia pada dasarnya memiliki tujuan yang besar dalam hal pendidikan, bukan hanya sekadar pencapaian intelektual atau memastikan pekerjaan, namun juga menumbuhkan potensi manusia secara utuh dalam berbagai aspek perkembangan.


(Foto: Sekolah Cikal)


Mengusung tema ‘Sharing the Planet’, di tahun ini Sekolah Cikal tidak hanya memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan kompetensi diri, tetapi juga menumbuhkan kemauan untuk turut andil mendukung 17 tujuan dari PBB terhadap Sustainable Development Goals melalui slogan ‘Together We Can Change the World’.


Berbagai macam masalah yang diangkat oleh murid-murid kelas 5 Sekolah Cikal untuk PYP Exhibition ini, diantaranya adalah masalah lingkungan, misalnya pencemaran air, isu sampah di laut, dan limbah pabrik. Murid Sami Syadli membahas mengenai manajemen penanggulangan bencana, Liam Anakedwa mengusung tema Zero Food Waste, dan Athaya Dini Khairunnisa yang menyuarakan Education for All.



(Foto: Sekolah Cikal)


Menurut Pima, murid-murid kelas 5 tersbeut telah melewati proses analisa masalah, pencarian data, membuat kesimpulan, dan melakukan aksi yang merupakan usaha untuk penanggulangan dari isu yang diangkat.


Melalui PYP Exhibition ini, diharapkan para murid kelas 5 tidak hanya mengembangkan pengetahuannya tentang ilmu pengetahuan tetapi juga menjadi manusia yang lebih bijak dalam berinovasi dan menjadi individu yang kreatif.


(Mondials Anindhita, foto: Sekolah Cikal)