Apakah infeksi virus corona bisa terjadi pada balita? Dan apa saja gejalanya?

Durasi baca: 50 detik.


Wabah virus corona atau COVID-19 tidak hanya menarik perhatian seluruh masyarakat. Dan virus ini tidak hanya menyerang lansia, orang dewasa, dan remaja, tetapi juga pada anak balita. Meskipun kasus infeksi virus corona pada balita masih sedikit dibandingkan negara lain, tetapi para orangtua tetap harus waspada. Ada beberapa informasi tentang infeksi virus corona pada balita yang harus Anda ketahui, ini dia.


KASUS INFEKSI VIRUS CORONA PADA BALITA

Dilihat dari laman American Academy of Pediatrics dalam jurnal penelitian ditemukan sebanyak 731 kasus yang dikonfirmasi laboratorium dan 1412 kasus yang dicurigai positif virus corona di Tiongkok pada tanggal 16 Januari hingga 8 Februari 2020 yang lalu. Rata-rata usia pasien tersebut adalah 7 tahun. Walaupun kasus COVID-19 pada anak-anak umumnya kurang tetapi anak-anak kecil terutama bayi baru lahir juga rentan terhadap infeksi. 

(BACA JUGA: Tips Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak di Tengah Pandemi Virus Corona)


Sayangnya, dengan penelitian yang masih terbatas hingga saat ini, sulit untuk menegaskan pernyataan apakah balita dan anak-anak merupakan kelompok yang rentan atau mudah terinfeksi virus corona ini.



(Foto: Freepik.com)


GEJALA INFEKSI VIRUS CORONA PADA BALITA

Dilansir dari Children’s Healthcare of Atlanta, gejala virus corona atau COVID-19 yang dilaporkan berkisar dari sangat ringan hingga berat, bahkan fatal. Adapun beberapa tanda gejala infeksi virus corona pada balita yang perlu Anda ketahui.


  • Kesulitan bernapas.
  • Napas pendek karena batuk terus.
  • Menolak konsumsi cairan dan frekuensi urin menurun.
  • Menangis dan sulit diredakan.
  • Demam dan tidak responsif terhadap obat penurun demam.
  • Perilaku yang tidak normal pada anak.


(BACA JUGA: Stop Penyebaran Virus Corona, Lakukan Hal Ini Setelah Bepergian Keluar Rumah)


Sebenarnya gejala infeksi virus corona pada balita dan orang dewasa hampir serupa. Namun, pada anak-anak gejalanya memang terlihat lebih ringan. Apabila si Kecil mengalami gejala yang cukup mengkhawatirkan, Anda bisa segera konsultasi dan mendatangi dokter anak terdekat, Moms.


Sumber: Orami Parenting


(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com/diana.grytsku)