×

Stay in The know

Motherhood

Hati-hati, Inilah 5 Dampak Orangtua Terlalu Mencemaskan Anak

Hati-hati, Inilah 5 Dampak Orangtua Terlalu Mencemaskan Anak
Mondials Anindhita

Wed, 13 May 2020 at 08.01

Rasa cemas yang berlebihan bisa memengaruhi tumbuh kembang si Kecil.

Durasi baca: 1 menit.


Ketika kecemasan berlebih pada anak muncul, maka orangtua selalu membantu anak dalam berbagai situasi. Hal tersebut baik agar masalah cepat selesai, namun anak tidak memiliki ruang dan kesempatan untuk berpikir sendiri mencari jalan keluar. Hasilnya, ketika mengalami masalah yang lebih besar anak akan menjadi cemas karena tidak tahu bagaimana cara menghadapinya tanpa bantuan orangtua.


Dilansir dari Dailymail.co.uk, helicopter parenting merupakan sebuah pola asuh yang menginginkan orangtua selalu dekat dengan anaknya untuk melindungi dan menolong berbagai masalah. Helicopter parenting merupakan sebuah pola asuh orangtua yang ingin selalu melindungi anak dari berbagai permasalahan. 


Sekitar 7% anak-anak berusia 4 – 17 tahun di Australia menderita  gangguan kecemasan akibat pola asuh ini. Berikut dampak negatif yang diterima anak ketika orangtua menggunakan helicopter parenting. 


CEPAT MENYELESAIKAN MASALAH

Dampak jangka pendek ini menjadi sisi positif dari pola asuh helikopter. Ketika sedang mengalami masalah, seorang anak yang mendapatkan helicopter parenting akan cenderung menceritakan masalahnya kepada orangtua. 

(BACA JUGA: 5 Jenis Pekerjaan Rumah yang Bisa Anak Lakukan untuk Membantu Orangtua)


Dampak jangka pendeknya, anak tersebut akan dengan mudah menyelesaikan permasalahannya karena mendapatkan bantuan orangtua. Tidak hanya itu, kecemasan antara anak dan orangtua menghadapi masalah tersebut akan segera teratasi. 



(Foto: Freepik.com)


KECEMASAN JANGKA PANJANG 

Dampak jangka panjang yang pertama adalah terus menerus cemas. Kcemasan jangka panjang akan dirasakan pada anak yang diasuh dengan metode helicopter parenting jika orangtuanya tidak lagi membantu. 


Anak akan bingung apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah. Hal ini karena sebelumnya anak tidak pernah menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa bantuan orangtua, hingga muncul rasa cemas. 

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke