Tidak boleh sembarangan, baca dulu beberapa aturan tentang susu formula untuk bayi yang baru lahir.

Durasi baca: 55 detik.


Bayi yang baru lahir sangat disarankan untuk langsung diberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Sudah menjadi rahasia umum kalau kandungan ASI merupakan yang terbaik bagi bayi. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa tidak semua bayi bisa mendapatkan ASI. Beragam kondisi medis bia menjadi penyebab hal tersebut terjadi, sehingga pemberian susu formula untuk bayi baru lahir menjadi pilihan yang bisa dilakukan. Pemberian susu formula untuk bayi baru lahir juga tidak boleh sembarangan. 

(BACA JUGA: Ibu Harus Paham, Inilah Ciri-ciri Bayi Tidak Cocok Susu Formula)

 

Anda harus memilih produk susu formula untuk bayi baru lahir dengan tepat. Dan proses penyajiannya pun juga harus diperhatikan agar mencegah bayi terkena infeksi, karena penyajian susu formula rentan oleh kuman serta bakter. Berikut ada beberapa aturan yang wajib Anda ketahui ketika memberikan susu formula untuk bayi baru lahir.


KONDISI MEDIS

Ada beberapa alasan atau kondisi medis yang mengharuskan pemberian susu formula untuk bayi baru lahir harus dilakukan. Dilansir dari laman idai.or.id, kondisi bayi yang menderita galaktosemia, maple syrup urine disease, prematur, dan sebagainya. Tidak hanya bayi, kondisi kesehatan sang ibu juga bisa menjadi pertimbangan susu formula harus diberikan. Diantaranya adalah ibu yang positif HIV, penderita HTLV, CMV, sedang melakukan pengobatan tertentu, dan sebagainya.



(Foto: Freepik.com/jcomp)


JENIS SUSU FORMULA

Aturan memberikan susu formula untuk bayi baru lahir berikutnya adalah jenisnya. Perlu diketahui bahwa ada banyak jenis susu formula yang bisa diberikan. Diantaranya adalah susu formula dari susu sapi, susu kedelai, bebas laktosa, dan hipoalergenik. Anda bisa memberikan jenis susu formula yang sesuai dengan kebutuhan si Kecil.

(BACA JUGA: Mengenal Perbedaan Alergi Susu Sapi dengan Intoleransi Laktosa pada Anak)


FREKUENSI

Selanjutnya, Anda juga harus tahu frekuensi pemberian susu formula untuk bayi baru lahir. Dilansir dari laman kidshealth.org, sebagian bayi baru lahir diberi susu formula setiap 2 hingga 3 jam. Seiring berjalannya waktu dan si Kecil semakin besar, perut mereka sudah bisa menampung lebih banyak susu, sehingga bisa diberikan setiap 3 hingga 4 jam.