Mengantispasi lebih baik sebelum hal-hal yang tak diinginkan terjadi. Ini 7 cara mengamankan anak saat tertidur. 

Sebagian orangtua merasa lebih mudah menidurkan bayi atau balita di tempat tidur orang dewasa—bersama ayah dan ibunya. Sayangnya, pikiran praktis ini terkadang membuat kondisi buah hati Anda menjadi tak aman. Resiko terburuknya, bayi atau balita akan terjepit tubuh orangtuanya hingga terjatuh dari tempat tidur. Untuk menghindari hal tersebut terjadi, lakukan saja 7 cara ini, Glitzy...


Atur Posisi Tempat Tidur (Kasur)

Cobalah untuk mengatur posisi tempat tidur Anda di pojok, dengan menghadapkan salah dua sisinya bersentuhan menghadap ke dinding kamar. Anda juga dapat memilih tempat tidur yang ukurannya rendah atau mengatur kasurnya sejajar dengan lantai untuk meminimalisasi kemungkinan anak terjatuh dari tempat tidur. Sebisa mungkin letakkan karpet sebagai alas dari tempat tidur atau kasur Anda.


Rapatkan Tempat Tidur Anda dan Anak

Posisikan salah satu sisi tempat tidur Anda menempel (rapat) dengan salah satu sisi tempat tidur bayi. Cara ini terbilang cukup ampuh memisahkan gerak tidur Anda dengan gerak tidur anak tanpa khawatir ia akan terjatuh. 




Atur Posisi Tidur Anda dan Suami

Atur posisi tidur menyerupai huruf L, di mana suami dan Anda berada di dua sisi yang tidak menempel pada dinding. Dengan posisi ini Anda dan suami secara tak langsung menjadi ‘pagar’ bagi anak yang mencegahnya berguling hingga terjatuh.


Gunakan Bantal Untuk Menyangga 

Anda dapat menggunakan bantal dan guling sebagai alternatif membuat ‘pagar’. Letakkan bantal di kiri dan kanan—jika perlu Anda bisa meletakkan di keempat sisi—anak untuk membatasi geraknya saat tertidur. 


Gunakan Safety Bed Rail

Cara ini dinilai cukup aman untuk mencegah anak terjatuh dari tempat tidur. Gunakan safety bed rail (permanen) yang bisa dipasang dan copot sesuai kebutuhan. Anda hanya perlu memasang alat ini pada sisi kiri dan kanan tempat tidur sebagai fungsi pembatas dari gerak anak. Jika tidak dibutuhkan, Anda dapat menyimpannya. 


Gunakan Keranjang Tidur Bayi 

Menidurkan buah hati di tempat tidur bersama Anda dan suami tetap bisa dilakukan dengan bantuan co-sleeper atau surround snuggle nest. Dengan menaruhnya di alat tersebut bayi akan terlindungi bukan hanya dari masalah jatuh, namun dari gerakan tubuh Anda dan suami yang berpotensi membahayakannya.




Maksimalkan Tempat Tidur Khusus Anak 

Cara terakhir sekaligus terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan memisahkan anak di tempat tidurnya sendiri. Lengkapi tempat tidurnya (atau baby cot bed) dengan pengaman yang mampu menguncinya dengan baik. Jika anak mulai bisa merangkak, pilih matras cot bed yang rendah sehingga sulit baginya untuk memanjat. Meskipun meletihkan harus bolak-balik menyusui atau terbangun mengganti popok, namun poin ini masih menjadi solusi terbaik mencegah anak jatuh dari tempat tidurnya. 

(Elizabeth Puspa/Saskia Damanik, Images: Berbagai sumber)