Tidak hanya orang dewasa saja, ternyata bayi juga bisa mengalami dehidrasi. Anda wajib membaca informasi berikut ini.

Durasi baca: 55 detik.


Dehidrasi merupakan sebuah gangguan kondisi kesehatan, di mana kebutuhan cairan di dalam tubuh tidak tercukupi dengan baik. Dan ternyata dehidrasi bisa terjadi pada siapa saja, tak terkecuali bayi. Dilansir dari verywellfamily.com, tubuh bayi terdiri dari sekitar 75% cairan. 

(BACA JUGA: 6 Kondisi Feses Bayi dan Kondisi Kesehatannya. Ibu Wajib Tahu!)


Setiap hari, si Kecil kehilangan cairan di dalam tubuhnya melalui, buang air kecil, buang air besar, menangis, berkeringat, dan sebagainya. Untuk itu sangat penting untuk Anda mengganti cairan yang sudah keluar dari tubuh si Kecil. 



(Foto: Unsplash.com/Irina Murza)


Pasalnya, apabila tubuh si Kecil mengalami dehidrasi, tentu saja bisa memengaruhi dan mengganggu kinerja organ-organ di dalam tubuhnya.  


TANDA DEHIDRASI PADA BAYI

Perlu diketahui, bayi bisa mengalami dehidrasi dalam waktu yang cukup cepat. Sayangnya, bayi belum bisa mengutarakan apa yang sedang ia rasakan atau belum bisa berkomunikasi dengan sempurna. 


Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda dan suami mengetahui tanda-tanda dehidrasi pada bayi. Ini dia.

  • Mulut kering.
  • Mulut terasa lengket.
  • Jumlah popok basah berkurang.
  • Tidak ada air mata ketika menangis.
  • Mudah rewel.
  • Menolak menyusu.
  • Mengalami iritasi.
  • Kulit tampak kering.
  • Warna urine lebih gelap.
  • Si Kecil tampak lemas.
  • Pucat.