Ingin sukses menyusui selama 6 bulan? Faktor berikut ini wajib Anda penuhi.

Durasi baca: 1 menit 10 detik. 


Gangguan psikologis pada ibu pasca melahirkan bisa disebabkan karena banyak hal, mulai dari ketidaksiapan mental, perubahan fisik hingga kepanikan lantaran tidak dapat memberikan ASI dengan baik. Menurut dr. Elizabeth Yohmi SpA, selaku ketua SATGAS ASI Indonesia, ibu yang depresi bisa memberikan pengaruh buruk bagi tumbuh kembang bayi. Hal ini akan semakin parah jika kuantitas ASI terus menurun dan membuat ibu benar-benar terkena sindrom baby blues. Oleh karena itu, Anda harus mencoba berusaha untuk memberikan ASI eksklusif minimal  3 bulan pertama kehidupan anak. Demi menunjang kesuksesan tersebut, 5 faktor ini sangat memengaruhi pemberian ASI.

(BACA JUGA: 3 Gangguan Psikologis yang Menyerang Ibu Pasca Melahirkan)


FAKTOR BAYI

Kendala dalam menyusui adalah masalah pelekatan pada bayi. Ketika posisi menyusui salah, maka bayi menjadi sulit mendapatkan ASI. Kondisi ini akan membuat Anda mudah mengalami puting lecet yang menyebabkan trauma. Cara tepat memberikan ASI adalah, memastikan seluruh mulutnya terbuka lebar. Selanjutnya, aerola ibu harus masuk ke dalam mulut bayi dan dagu menempel pada payudara Anda. Jika posisi pelekatan sudah tepat, maka kemungkinan besar ibu tidak akan mendapatkan masalah ketika menyusui. Selain itu, bayi yang memiliki tongue tie umumnya sulit menyusui, karena lidahnya terlalu pendek untuk menjangkau puting ibu.

(BACA JUGA: Berikan ASI Eksklusif dengan Posisi Menyusui yang Tepat)

(BACA JUGA: Anak Yang Mengalami Tongue Tie Dapat Menghambat Proses Pemberian ASI Eksklusif)