Hindari cara didik terlalu protektif pada anak.

Durasi baca: 1 menit 


Banyak orangtua yang merasa khawatir berlebihan pada anaknya. Mereka takut hal negatif mengintai anak ketika berada jauh, termasuk saat mereka tengah bersekolah. Pola asuh yang terlalu protektif, serba melarang dan selalu mencurigai anak, bisa memberikan dampak buruk bagi pertumbuhan fisik maupun psikologis dari anak tersebut, seperti berikut ini.


TIDAK MAU TERBUKA

Ketika anak melakukan kesalahan sedikit saja, Anda seringkali langsung membentak dan memarahinya—termasuk saat berada di depan umum. Kondisi ini tidak hanya membuatnya enggan bergaul, tetapi cenderung menutupi masalah kepada orang terdekat termasuk orangtuanya. Mereka lebih memilih untuk meninggalkan masalah dan berusaha menyelesaikannya sendiri, guna mencegah terjadinya kesalahpahaman yang mungkin akan terjadi.


SERING BERBOHONG

Cara didik yang terlalu protektif tidak hanya berdampak pendek tetapi juga panjang. Mereka akan terbentuk menjadi pribadi yang suka berbohong dan mencari banyak alasan untuk menghindari perdebatan dengan orangtuanya. Akibatnya, Anda tidak dapat memantau apa yang tengah anak hadapi saat ini, siapa lingkungan pergaulannya, bahkan buruknya Anda lebih memercayai anak ketika mereka berbohong daripada saat mereka berkata jujur.