Sejak dini, ajarkan anak etika bertamu ke rumah teman. 

Durasi baca: 45 detik


Bertamu ke rumah teman dapat menjadi salah satu cara mengajarkan anak tentang pentingnya menjalin silaturahmi dengan orang lain. Namun, kunjungan ke rumah orang lain tidak bisa dilakukan dengan sembarangan.


Ada unggah ungguh atau etika bertamu ke rumah teman yang harus dipelajari anak.  Tujuannya agar mereka bisa bersikap lebih sopan dan bertutur kata baik. Berikut ini beberapa etika bertamu yang harus diajarkan pada anak.

(BACA JUGA: 5 Manfaat Bermain di Luar Rumah Bagi Anak-Anak)


TUNGGU SEBELUM DIPERSILAKAN 

Ajarkan anak untuk mengucapkan salam atau membunyikan bel sebelum masuk ke rumah orang lain. Lalu, tunggu sampai tuan rumah menyuruhnya masuk. Jangan biarkan anak langsung masuk ke rumah orang lain.


Bimbinglah anak mengucapkan salam ketika memasuki rumah orang lain, misalnya “Selamat siang,” atau “Selamat sore,” tergantung waktu anak menandangi rumah teman.   

(BACA JUGA: Anak Main Hujan? Biarkan Saja. Ini Manfaat dan Tips Agar Aman)



JANGAN ASAL MASUK RUANGAN

Anak-anak memang cenderung mudah akrab dan nyaman dengan suasana baru. Namun, Anda harus tetap mengajarkan anak karena ada beberapa tempat di dalam rumah yang tidak boleh begitu saja dimasuki misalnya kamar tidur. 


Ajaklah anak duduk manis di kursi tamu. Wilayah rumah teman yang boleh ia masuki adalah ruang keluarga, ruang makan, dan kamar mandi. Anak boleh masuk ke kamar tidur jika diperkenankan oleh sang tuan rumah. 


HATI-HATI DENGAN BARANG ORANG LAIN

Ada masanya si anak memegang dan ingin bermain dengan barang orang lain. Hal ini boleh-boleh saja asalkan ia meminta izin terlebih dahulu kepada sang pemiliknya.

(BACA JUGA: Berapa Batasan Waktu Ideal Anak Bermain Gadget)


Jelaskan dengan bahasa sederhana, kenapa ia tidak boleh berlarian di dalam rumah, loncat-loncat di sofa, atau memegang vas bunga kristal sang tuan rumah.


Misalnya, “Vas bunga itu jika pecah dapat melukai tangan kamu, tante pun jadi sedih karena kamu sakit dan vas bunga kesayangannya pecah,”. 


Bekali si Kecil beberapa permainan di dalam tas saat berkunjung ke rumah teman. Cara ini membantu si Kecil agar tidak bosan dan mencari perhatian. Jika si Kecil tidak disiplin, jangan memarahinya di depan umum. Sebaiknya, bawa si Kecil ke ruangan lain dan bicaralah empat mata dengannya. 


MAKAN DAN MINUM JIKA DIPERSILAKAN

Ketika sang tuan rumah menyajikan makan dan minum, beritahu si Kecil untuk menunggu sampai tuan rumah mempersilakan tamunya untuk makan atau minum.


Mengambil makanan atau minuman tanpa izin dari tuan rumah sangatlah tidak sopan.  Hal ini juga perlu diajarkan pada anak agar mereka bisa mengendalikan diri saat diajak makan siang atau makan malam di rumah teman atau saudara. Tanamkan rasa untuk berbagi dengan orang lain. 

(Anggia Hapsari, foto: Unsplash.com/Allen Taylor/ Steven Libralon )