Perhatikan panduan menyimpan ASI tepat, selama Anda tinggal bekerja.


Kesibukan dan pekerjaan menyebabkan banyak ibu tidak bisa memberikan ASI eksklusif untuk bayi mereka secara langsung selama 24 jam. Sebagai solusi, banyak yang sudah menerapkan penggunaan pompa ASI agar kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi. Namun, menyimpan ASI membutuhkan teknik khusus agar kualitas susu tersebut tetap terjaga selama Anda tinggal bekerja, seperti trik berikut ini.


Stok ASI di Rumah

Ketika cuti melahirkan dan sudah mendekati satu bulan sebelum kembali masuk bekerja, sebaiknya mulailah untuk belajar memompa ASI. Jangan lupa untuk menyimpan stok di dalam frezzer, agar susu tidak terbuang sia-sia. Jika Anda sudah kembali bekerja, lakukan pumping setiap 2 – 3 jam sekali atau ketika payudara sudah terasa penuh.


Tempat Penyimpanan

Sifat ASI yang steril menyebabkan cairan ini tidak bisa disimpan secara sembarangan. Hindari teknik penyimpanan menggunakan botol susu—terlebih yang berbahan plastik. Kandungan bahan kimia yang terdapat dalam botol plastik dapat merusak kadar vitamin dan nutrisi ASI. Sebaiknya gunakan botol kaca khsusus untuk menyimpan ASI yang kini sudah bisa Anda beli di toko maupun secara daring.