Temukan faktanya lewat artikel berikut ini.

Durasi baca: 1 menit.


Pernahkah Anda menjalankan suatu hubungan secara virtual? Artinya tidak pernah bertemu, hanya berkenalan lewat media sosial, lalu tiba-tiba berpacaran. Kalau pernah, tandanya harus membaca artikel berikut ini.


Berpacaran secara virtual bagi sebagian orang memang tabu. Logikanya, bagaimana bisa seseorang menjalin asmara tapi tidak pernah bertemu. Hanya lewat media sosial. Orang yang memutuskan untuk menjalin hubungan via media sosial biasanya insecure dengan dirinya sendiri.


Ia merasa tidak cukup percaya diri untuk bertemu dengan lawan jenis secara langsung. Bukan cuma soal fisik, tetapi juga kepribadiannya. Misalnya ia mudah gugup jika bicara di depan orang, terlebih orang yang ia suka.


Karena faktor-faktor inilah makanya ada orang-orang di luar sana yang lebih memilih untuk pacaran secara virtual. Pacaran lewat media sosial dengan aplikasi kencan adalah dua hal yang berbeda.

(BACA JUGA: Yuk, Kenalan dengan Nerd Boy yang Diam-diam Penuh Pesona!) 


Kalau di aplikasi kencan, semua informasi yang diberikan 99 persen kemungkinannya adalah nyata. Tapi kalau di media sosial belum tentu. Itulah mengapa bagi mereka yang tidak suka menjalin asmara via media sosial menganggap orang-orang yang pacaran lewat media sosial adalah aneh.


Padahal tidak begitu. Melansir dari situs riset Pew Research Center (selanjutnya disingkat PRC), terungkap beberapa fakta mengapa orang lebih suka menjalin hubungan secara virtual dibandingkan dengan hubungan di dunia nyata.


PRC melakukan riset kepada sekelompok remaja yang mengaku sedang menjalin hubungan secara virtual dengan seseorang. Menurut mereka, media sosial tidak jauh berbeda dengan dunia nyata. Mereka mengatakan hubungan yang tengah dijalani mengalami pasang surut secara emosional.


Ada masa di mana mereka bahagia, tapi ada juga masa di mana mereka sedih, kecewa, cemburu, dan lain sebagainya. Berikut adalah detail fakta yang ditemukan oleh PRC lewat riset tersebut:



(Foto: bearingnews.org)