Coba cek, kamu masih termasuk ke dalam tipe yang mana?


“Love is not about finding the right person, but creating a right relationship. It’s not about how much love you have in the beginning, but how much love you build till the end...”


Apakah quotes tersebut benar? Jawabannya adalah benar. Mencari pasangan untuk hidup bersama sampai maut memisahkan memang bukanlah hal yang mudah. Mengingat tidak ada manusia yang sempurna.


Sesempurna apapun manusia di mata manusia lainnya, pasti akan ada saja kekurangan yang ia miliki. Karena itulah, ketika kamu mencari pasangan yang sempurna, sampai Tuhan memanggilmu juga tidak akan pernah bertemu.


Tetapi kalau kamu mencari sosok yang bisa menyempurnakan hidupmu, jalan ceritanya akan berbeda. Terkait dengan hal tersebut, GLITZMEDIA telah mengompilasi beberapa kesalahan yang sering dilakukan orang ketika mencari pasangan.


Karena mereka, tidak bisa membedakan apa yang mereka butuhkan dengan apa yang mereka inginkan. Berikut adalah contoh klasifikasi yang sering kali membuat orang salah kaprah.


Artinya, kalau kamu mau punya pasangan yang terbaik, kamu harus mengubah mindset atau konsep tetang pasangan seperti apa yang kamu butuhkan. Bukan yang kamu inginkan.

(BACA JUGA: Jangan Khawatir, Menurut Penelitian Perempuan Mandiri Itu Seksi di Mata Laki-laki)



(Foto: freepik.com/drobotdean)


LAKI-LAKI YANG BERKHARISMA, BUKAN YANG TAMPAN

Well, tidak bisa dipungkiri ketika kita bertemu dengan seseorang maka wajah dan fisik akan menjadi yang pertama. Tetapi, kalau kamu mau membina hubungan yang serius wajah dan fisik bukanlah yang utama.


Misalnya, kamu bertemu dengan seorang laki-laki yang rupawan seperti idola-idola Korea Selatan. Namun saat memulai obrolan, kamu merasa sepertinya ada yang salah dengan isi kepalanya. Bagi sebagian orang, pasangan yang knowledgeable adalah penting.


Karena itu bagian dari kharisma atau pesona seseorang. Terlebih, ketika usia bertambah maka kondisi fisik juga akan ikut berubah. Kalau kamu hanya mengandalkan fisik, maka cinta yang kamu rasakan terhadap pasangan mungkin juga akan memudar saat ketampanannya perlahan menghilang.


LAKI-LAKI YANG BERILMU, BUKAN YANG BERPENDIDIKAN TINGGI

Kategori ini memang perbedaannya sangat tipis sekali. Tetapi kalau dibedah, sebetulnya ada perbedaan yang mencolok di antara keduanya. Meskipun, akan sangat beruntung kalau kamu bisa mendapatkan pasangan yang lengkap alias masuk ke dalam dua kategori tersebut.


PEKERJA KERAS DAN MANDIRI, BUKAN SEKADAR KAYA RAYA

Sama seperti kategori sebelumnya, kategori ini juga beti alias beda tipis. Namun pada umumnya, kalau kamu bertemu dengan laki-laki yang mandiri dan pekerja keras, maka ia akan terus berjuang untuk membuat hidup kamu dan anak-anakmu kelak nyaman.


Selain itu laki-laki model ini juga memiliki banyak ilmu yang bisa ia turunkan pada keluarganya, terutama anak-anaknya. Tapi sekali lagi, kalau kamu bisa bertemu dengan laki-laki yang mapan alias kaya raya karena perjuangannya, tentu patut kamu syukuri.


Namun kalau kamu bertemu dengan laki-laki yang mapan karena kerja keras orangtuanya, hmm... mungkin kamu harus observasi lebih lanjut.


LAKI-LAKI DENGAN EMPATI TINGGI, BUKAN YANG ROMANTIS

Berkencan dengan laki-laki yang kerap memberi bunga, sebatang cokelat, kata-kata manis, perhatian, dan mungkin sering mengajak kamu candle light dinner, bisa jadi adalah impian dari semua perempuan.


Tetapi tahukah kamu, kalau mau membina hubungan yang serius romantis saja tidak cukup. Kamu dan pasangan harus sama-sama punya rasa empati yang tinggi. Laki-laki dengan rasa empat yang tinggi tahu bagaimana cara bersikap pada pasangannya.


Ia dengan sadar akan sangat menghargai kamu dalam kondisi apapun. Contohnya, ketika kamu sibuk dengan pekerjaan dan tidak bisa bertemu dengannya di akhir pekan, ia akan mengerti dan berusaha untuk tidak membuat kamu merasa tidak nyaman.


LAKI-LAKI YANG BISA MENERIMA KAMU APA ADANYA, BUKAN YANG PENGERTIAN

Kenapa harus laki-laki yang bisa menerima kamu apa adanya, bukan yang pengertian? Karena, kalau laki-laki bisa menerima apa adanya artinya ia merasa nyaman sama kamu. Ya, laki-laki kalau sudah menemukan kenyamanan di dalam diri seorang perempuan, pasti bisa menerima kamu apa adanya. Ia tidak lagi melihat kekurangan kamu sebagai suatu masalah.



(Foto: freepik.com/ansiia)

(Andiasti Ajani, foto: freepik.com/svetlanasokolova)