×

Stay in The know

Love

Lelah Menunggu Pasangan Tidak Kunjung Melamar? Lamar Duluan Saja!

Lelah Menunggu Pasangan Tidak Kunjung Melamar? Lamar Duluan Saja!
Andiasti Ajani

Tue, 18 February 2020 at 19.57

Tanggal 29 Februari menjadi saat yang tepat bagi Anda para perempuan untuk melamar kekasih Anda. Dijamin diterima!

Durasi baca: 1 menit.


“Maukah kamu menikah denganku?” bisa jadi adalah kalimat terindah yang paling ingin didengar oleh para perempuan dari pasangannya. Ya, siapa di antara Anda yang tidak suka atau tidak ingin dilamar oleh kekasih Anda.


Karena apapun ceritanya, mayoritas perempuan di dunia pasti ingin merasakan duduk di pelaminan alias menikah. Karena itu, momen lamaran dari pasangan adalah hal yang bisa jadi paling ditunggu-ditunggu oleh mereka yang sedang dalam hubungan.


Terlebih jika usia Anda dan pasangan dirasa mantap untuk maju ke jenjang yang lebih serius. Sayangnya, terkadang dorongan laki-laki untuk melamar kekasihnya memang terkesan lambat. Karena ketika hendak menikah, laki-laki memiliki banyak pertimbangan.


Tidak hanya sekadar kesiapan mental, tapi juga ekonomi dan pertanggung jawaban dirinya pada keluarga kekasihnya pasca menikah.

(BACA JUGA: Sederhana Namun Romantis, Begini Cara Boy William Lamar Sang Kekasih)




Namun, jika Anda merasa hubungan dan faktor eksternal sudah settle tetapi pasangan tidak juga melamar, tidak ada salahnya jika Anda melamar duluan! Perempuan melamar laki-laki memang tabu untuk sebagian masyarakat.


Namun tahukah Anda, kalau ada tradisi di mana perempuan boleh melamar laki-laki saat tahun kabisat Tepatnya di tanggal 29 Februari. Melansir dari beberapa laman media massa baik nasional maupun internasional, ternyata tradisi ini berasal dari Irlandia.


Konon, para perempuan di Irlandia percaya bahwa perempuan boleh melamar kekasihnya setiap tanggal 29 Februari. Kisah ini ternyata terjadi sekitar abad kelima. Ada seorang biarawati bernama St. Bridget, disebut melakukan aksi protes kepada sosok yang paling dihormati di Irlandia bernama St. Patrick.


Saat itu, St. Bridget disebut protes pada St. Patrick karena perempuan dilarang melamar pasangannya. Alasan St. Bridget sendiri melakukan protes diduga karena banyak perempuan sedih karena terlalu lama menunggu untuk dilamar oleh kekasihnya. Karena protes ini, St. Patrick akhirnya mengabulkan permintaan tersebut.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke