Langkah Empat: Tak perlu menutupi mata anak saat ada adegan romantis dalam film

Saat menonton film, tiba-tiba saja ada adegan romantis antar pemain. Alih-alih menutupi mata anak, lebih baik Anda lihat dulu reaksinya. Jika anak menunjukkan reaksi tak biasa, tanyakan dan bahas hal tersebut. “Mencium atau memeluk seperti itu adalah salah satu cara menunjukkan rasa sayang, tapi tak bisa sembarang orang yang melakukannya. Adik harus menikah dulu, seperti mama dan papa,” seperti itu contohnya.

(BACA JUGA: Panduan Menonton Televisi Bersama Anak)


Langkah Lima: Jawab pertanyaan anak dengan norma dan bahasa yang benar

“Orangtua cenderung menghindar saat anak mulai bertanya soal seks. Sebagian malah marah dan membuat anak takut untuk kembali bertanya,” cerita Baby Jim. Ini jelas memperbesar risiko anak untuk mendapatkan informasi yang tidak jelas soal seks. Orangtua harus belajar untuk menjelaskan pada anak dengan bahasa yang benar sesuai usia anak dan sisipkan norma.



Dengan cara pendekatan yang tepat, anak dan orangtua akan merasa nyaman untuk mendiskusikan hal seputar seks sehingga kejahatan seksual, perilaku menyimpang, mitos, dan kesalahan informasi mengenai seks dapat dihindari. 

Namun, sebelum memberikan pendidikan seks, mulailah dari Anda. Sudah nyamankah Anda untuk membicarakan pendidikan seks? Jika Anda bisa merasa nyaman, maka akan mudah bagi Anda untuk dapat berdiskusi secara nyaman dengan anak perihal seks.

(BACA JUGA: Cegah Pelecehan Seksual Pada Anak dengan Melihat 2 Video Edukatif Ini)


(Shilla Dipo, foto: time.com, kpbs.org, romper.com)