Jawabannya boleh, asalkan....


Meskipun bulan Ramadan adalah saatnya kita menahan nafsu, pada kenyataannya banyak dari kamu yang sudah menikah pasti sulit menahan nafsu untuk tidak berhubungan badan. Selain karena berfungsi untuk melampiaskan hasrat seksual, berhubungan badan bagi suami istri adalah sebuah ibadah.


Terlebih buat kamu yang mungkin baru menikah dan ingin segera punya momongan. Ketika masuk bulan Ramadan, hukum berhubungan badan di bulan yang suci ini seringkali dipertanyakan. Umumnya pertanyaan masyarakat selalu sama: bolehkah berhubungan suami istri pada bulan Ramadan?


Jawabannya adalah boleh. Meskipun, ada beberapa aturan atau syarat yang harus dipatuhi oleh para pasutri. Utamanya adalah tidak boleh dilakukan saat kedua atau salah satu pasangan sedang menjalankan ibadah puasa.

(BACA JUGA: Mengenal Karakter Pasangan Lewat Hewan Peliharaannya)


Dari situ kemudian muncul pertanyaan baru: kalau dilakukan setelah sahur? Jawabannya juga boleh. Melansir dari berbagai laman media massa nasional, hubungan suami istri boleh dilakukan selama jeda waktu setelah berbuka puasa hingga sebelum azan subuh berkumandang.


Artinya, kalau setelah sahur kamu dan suami atau istri ingin “asyik-asyik” sebentar, silakan saja. Namun setelah melakukan hubungan suami istri kamu harus melakukan mandi wajib dulu, sebelum akhirnya menjalankan ibadah puasa.



(Foto: freepik.com/jcomp)


(Andiasti Ajani, foto: freepik.com/arthurhidden)