Ingin proses persalinan Anda dapat berjalan dengan lancar? Rutin berhubungan saat hamil adalah jawabannya.

Durasi baca: 50 detik.


Banyak orang yang bertanya apakah bercinta selama masa kehamilan diperbolehkan? Jawabannya tentu saja masih boleh, asalkan Anda memperhatikan usia kandungan. Menurut Iffath Hoskins, selaku peneliti asal Memorial Health University Medical Center di Savannah, para perempuan sebaiknya berhubungan saat hamil memasuki trimester ketiga. Pada usia kehamilan tersebut, kondisi janin sudah kuat dan siap menuju persalinan. 


JANIN AMAN

Selama dalam kandungan, janin akan terlindungi oleh plasenta yang menjaga mereka dari segala guncangan ketika sedang berhubungan saat hamil atau bercinta dengan suami.

(BACA JUGA: Bumil Harus Tahu, Inilah Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil)


Sel sperma yang masuk ke dalam vagina tidak akan membahayakan pertumbuhan janin, terutama ketik seseorang sudah memasuki usia trimester ketiga yang terbilang relatif aman.



(Foto: Freepik.com/Racool_studio)


HORMON BAHAGIA

Hoskins juga menambahkan justru kebiasaan berhubungan saat hamil atau bercinta dapat membantu proses persalinan. Ketika Anda mengalami orgasme maka tubuh mengeluarkan hormon cinta atau oksitiksin yang membuat seseorang bahagia.


Hormon tersebut mampu merangsang kontraksi pada dinding rahim atau uterus yang mempermudah proses persalinan dan membantu bayi lebih cepat lahir.


PERHATIKAN POSISI BERCINTA

Anda harus tahu, posisi berhubungan saat hamil atau bercinta juga tidak boleh sembarangan. Kondisi perut yang semakin besar membuat Anda dan suami harus berhati-hati dan menempatkan diri pada posisi paling aman.


Cobalah beberapa gerakan seperti spooning, woman on top, on the chair, reverse cowgirl, dan scissors. Beberapa posisi ini mapu memberikan klimaks tanpa perlu takut jain tersakiti akibat goncangan yang terlalu kuat.


(Elizabeth Puspa/Mondials Anindhita, foto: Freepik.com/freepic.diller)