Pernahkah Glitzy merasa ragu dengan hubungan yang Anda jalani bersama pasangan atau bertanya-tanya apakah hubungan tersebut bertahan lama? Pertanyaan inilah yang mendasari ahli matematika asal Inggris, Dr. Hannah Fry untuk membuat sebuah formula yang dapat menghitung seberapa lama bertahan hubungan Anda dan pasangan akan bertahan.

Pada tahun 2014, Dr. Hannah yang bekerja di UCL Centre for Advanced Spatial Analysis, London, ini, merilis sebuah buku berjudul The Mathematics of Love. Dr. Hannah menjelaskan bahwa hal terbaik yang dapat memprediksi lamanya hubungan sebuah pasangan dengan melihat seberapa positif atau negatifkah pasangan itu bisa bersama.

Dr. Hannah beserta timnya melakukan observasi terhadap ratusan pasangan, dengan mencatat ekspresi wajah, detak jantung, tekanan darah, hingga kata-kata yang diucapkan para koresponden pasangan tersebut ketika sedang bersama. Mereka menemukan bahwa pasangan yang berinteraksi positif akan memiliki resiko yang lebih rendah, sedangkan pasangan beresiko tinggi cenderung berinteraksi ke arah negatif. 

Dr.Hannah menggambarkan hubungan yang sehat bersama pasangan akan sering merasa bahagia dan optimis. Mereka menganggap perilaku negatif pasangannya, seperti mengomel, bukan sebagai kebiasaan, namun karena ada faktor lain seperti mengalami stress dalam pekerjaan. Sebaliknya, interaksi yang negatif adalah bila perilaku buruk pasangannya dianggap sebagai ciri khas dari keegoisannya.


Dr. Hannah Fry 

“The most successful relationships are the ones with a really low negativity threshold,” ungkap Dr. Hannah. “In those relationships, couples allow each other to complain, and work together to constantly repair the tiny issues between them. In such a case, couples don’t bottle up their feelings, and little things don’t end up being blown completely out of proportion.”

Pada dasarnya, suksesnya sebuah hubungan dilihat dari setiap pasangan yang dapat memberikan manfaat dan bekerja sama satu sama lain. Tak hanya itu, argumen dalam sebuah hubungan juga diperlukan agar pasangan tersebut dapat mengerti keinginan satu sama lain dan mencari jalan keluarnya. Tak perlu formula khusus, asalkan Glitzy dan pasangan bisa menjaga komunikasi dan perasaan satu sama lain, hal dapat ini dapat terwujud.


Rumus matematika dari Dr. Hannah Fry untuk mengukur hubungan cinta sebuah pasangan.
(Kissy Aprilia, Image: Corbis)