Penghargaan Michelin Star dikeluarkan oleh perusahaan ban Michelin di awal tahun 1900-an.

Durasi baca:  1 menit.


Apakah Anda pernah, makan di restoran Hakkasan SCBD, Locavore di Bali, hingga Tim Ho Wan di Pantai Indah Kapuk? Kalau pernah, atau minimal pernah mendengar restoran-restoran tersebut, Anda tentu tahu bahwa restoran itu bukanlah restoran sembarangan.


Mengapa? Karena ketiga restoran itu sudah mendapat penghargaan Michelin Star, sebagai salah satu restoran terbaik di dunia. Michelin Star sendiri adalah sebuah penghargaan untuk restoran atau tempat makan, yang masuk ke dalam empat kriteria:


Kualitas produk (dalam hal ini adalah makanan), keahlian chef atau juru masak di restoran tersebut, hidangan yang orisinil (alias hanya bisa ditemukan di tempat tersebut atau tempat tersebut menjadi pelopor lahirnya menu tersebut), hingga konsistensi restoran atau tempat makan dalam menyajikan setiap menu.


Jika Anda baru mendengar penghargaan Michelin Star untuk pertama kali, mungkin berpikir apakah Michelin yang dimaksud sama dengan perusahaan ban ternama asal Prancis, jawabannya adalah benar. Sekitar tahun 1900-an, perusahaan Michelin mengeluarkan sebuah buku untuk para pelanggannya yang bernama Michelin Guide.


Di dalam buku tersebut, banyak tertulis panduan yang bisa diikuti oleh para pelangannya saat sedang bepergian ke suatu tempat. Misalnya pom bensin terdekat, rest area terdekat, hingga panduan makan. Yakni, restoran apa saja yang bisa mereka kunjungi ketika sedang bepergian ke sebuah daerah.

(BACA JUGA: Pemilik Meninggal Dunia, Restoran Asal Prancis Ini Kehilangan Bintang Michelin)




Michelin sendiri dikenal sangat niat dalam menentukan setiap restoran yang ada di dalam bukunya. Karena mereka menyiapkan para inspektor untuk mengunjungi setiap restoran dan melakukan review atas restoran tersebut.


Inspektor ini anonimus, sehingga pihak restoran sama sekali tidak tahu kalau restoran mereka telah dikunjungi oleh tim dari Michelin. Jika restoran tersebut memenuhi kualifikasi, maka Michelin akan memberikan penghargaan Michelin Star.


Bintang yang diberikan juga tergantung dengan sistem penilaian para inspektor rahasia ini. Mulai dari yang paling rendah yakni satu, hingga yang tertinggi adalah tiga bintang. Setiap tahunnya, pihak Michelin selalu melakukan pencarian terhadap restoran-restoran baru untuk kemudian diberi penghargaan.


Namun, mereka juga melakukan inspeksi ke restoran-restoran yang telah mendapat bintang. Jika saat penilaian restoran tersebut dinilai telah menurunkan standard atau melenceng dari kriteria penilaian, maka pihak Michelin tidak ragu akan menurunkan bintang atau mencopotnya sekaligus.


Itulah mengapa, setiap restoran yang sudah mendapat bintang Michelin pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan bintang tersebut.


(Andiasti Ajani, foto: sg.asiatatler.com, fortune.com)