Stay in The know

Glitz Journal

Perempuan ini Bahagia Menjalani Mimpinya di Usia Senja

Perempuan ini Bahagia Menjalani Mimpinya di Usia Senja

Fotografi membawanya berkeliling dunia di usia senja.

Durasi baca: 3 menit.


Pada sebuah pagi di awal April, seorang ibu sedang mengeker aksi para peselancar di Pantai Watu Karung, Pacitan, lewat kamera Canon Eos-1D miliknya. Masih dalam balutan piyama, ia sudah berdiri dengan segelas kopi susu dari warung terdekat sejak pukul 06.30 pagi. Saya memberanikan diri untuk berkenalan. Ditemani oleh 3 orang asisten rumah tangga dan seorang supir yang ia boyong dari tempat tinggalnya di Surabaya, perempuan bernama Elisabeth Chintia Siayanti ini sedang menjalani mimpi masa mudanya di usia senja. 


Bagi perempuan yang berusia 61 tahun, Elisabeth terlihat bugar dan muda. Ia menyukai traveling sejak lama, namun tuntutan hidup membuatnya harus giat bekerja membangun usaha. Setelah anak-anaknya dewasa dan bisa mengelola usaha keluarga, perempuan kelahiran Sorong, 9 Agustus tersebut baru membeli kamera dan belajar memotret. 


Apa yang menarik perhatian saya adalah saat seorang perempuan di lanjut usia, tidak berhenti untuk mengejar mimpinya. Dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun, Elisabeth memilih untuk traveling ke negara-negara yang jarang dijadikan destinasi wisata para pelancong pada umumnya, untuk mengambil gambar. Contohnya Etiopia, Balkan, Myanmar, India, Tibet, hingga Sentani di Papua. “Sejak usia remaja saya bermimpi untuk bisa berkunjung ke berbagai negara. Di usia 55 tahun saya baru dapat merealisasikan mimpi saya. Negara pertama yang saya kunjungi adalah Nepal, negara unik yang penuh dengan pesona alam dan budaya. Setelah itu saya tidak pernah berhenti untuk terus mengeksplorasi dari satu negara ke negara lainnya,” cerita Elisabeth.



(Foto: kiri ke kanan; Festival Timkat di Kota Lalibela, Etiopia - salah satu penduduk Suku Hamar, Etiopia)

You Might Also LIke