×

Stay in The know

Glitz Journal

Penanganan Pertama Saat Anak Cedera

Penanganan Pertama Saat Anak Cedera
Ayu Utami

Wed, 12 September 2018 at 14.04

Inilah yang sebaiknya Anda lakukan jika anak terluka saat beraktivitas

Durasi baca: 35 detik


Saat anak melakukan aktivitas di luar ruangan yang membuatnya terluka, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan sebagai pertolongan pertama. Penanganan awal bisa sangat membantu untuk mencegah luka menjadi infeksi atau lebih parah. Berikut beberapa cara yang bisa Anda terapkan.

(BACA JUGA: 3 Cara Tepat Mengobati Luka Lecet)


Cedera Kepala

Cedera kepala biasa terjadi saat anak terjatuh atau terbentur sesuatu. Bila anak mengalami cedera kepala dengan gejala benjol berwarna merah, hingga pusing, pastikan bila anak tetap sadar dan bisa merespon pada Anda. Kompres kepala dengan es batu, atau makanan kemasan apapun yang ada di freezer. Jika kemudian anak mengalami muntah-muntah dan sakit kepala parah, segera bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. 


Alergi Parah

Alergi bisa terjadi karena anak mengonsumsi makanan tertentu. Gejala alergi parah biasanya ditandai dengan bibir bengkat, pusing, muntah-muntah, sulit bernapas, batuk, hingga diare. Bila anak mengalami sesak napas, lakukan pertolongan pertama untuk mengurangi rasa sesak napasnya. 


Mimisan

Saat anak mimisan, sebaiknya orangtua jangan membuat kepala anak menghadap ke atas karena bisa menyebabkan darah masuk ke saluran pernapasan. Sebaliknya, buat anak membungkuk agar darah bisa mengalir keluar. Kemudian pencet hidung lebih lama agar anak bernapas melalui mulut, lalu kompres pangkal hidung dengan es batu. 


Meskipun anak terluka atau mengalami kendala saat melakukan kegiatan, namun jangan sampai hal itu membuat Anda maupun anak trauma untuk kembali aktif di luar ruangan. Penanganan cedera dengan cepat, mendidiknya untuk lebih berhati-hati dan tetap memberinya semangat, nantinya akan membuatnya lebih waspada saat berativitas. 


(Qorry Maulana, foto: adesperatehousewife.com)

You Might Also LIke