Stay in The know

Glitz Journal

Padu Padan Kandungan Perawatan Kulit

Padu Padan Kandungan Perawatan Kulit

Hindari mencampurkan beberapa formula dan kandungan ini pada saat merawat kulit. 

Durasi baca: 1 menit


Faktanya tidak ada satupun produk perawatan yang mengandung semua bahan yang diperlukan oleh kulit. Terkadang Anda harus mengombinasikan beberapa produk untuk memenuhi kebutuhan kulit. 


Sebelum Anda menggunakan produk perawatan yang berbeda-beda, ternyata ada beberapa bahan yang seharusnya tidak digunakan dalam waktu yang bersamaan. 

(BACA JUGA: Langkah Tepat Menggunakan Tabir Surya)



BENZOYL PROXIDE DENGAN ANTIOKSIDAN

Benxoyl peroxide merupakan oksidan yang dihasilkan dari phenyl radicals. Bahan ini adalah radikal bebas yang dipercaya mampu membantu meminimalkan bakteri penyebab jerawat. Namun bahan ini sebaiknya tidak digunakan dengan antiooksidan karena bisa menghilangkan khasiat satu sama lain. 


ALPHA DYDROXY ACID DENGAN AIR

AHA atau Alpha hydroxyl acid adalah sejenis asam yang larut di dalam air. Bila Anda menggunakan cleanser yang mengandung AHA, sebaiknya tunggu hingga 1 menit sebelum membilasnya agar AHA dapat bekerja dengan baik pada kulit. 


PROBIOTICS DAN ANTIMICROBIALS

Probiotik adalah bakteri hidup yang digunakan untuk membunuh bakteri penyebab masalah kulit. Bahan ini sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan bahan antimicrobials seperti sulfur, benxoyl peroxide, atau tea tree oil karena akan mematikan bakteri baiknya. 

(BACA JUGA: Produk Perawatan Kulit untuk Usia 20-an)


VITAMIN C DAN EXFOLIATING ACIDS AHA/ BHA

Ada banyak perdebatan tentang penggabungan kedua bahan ini. Ada yang beranggapan bila AHA dan BHA membuat vitamin C tidak aktif dan ada juga yang menyebutkan bila vitamin C menjadi terlalu kuat bila digabungkan dengan exfoliating acid. Sebaiknya gunakan produk dengan dua bahan ini secara bergantian untuk menghindari iritasi. 


Untuk menghindari iritasi atau efek samping lainnya, Anda harus teliti dalam memilih bahan aktif dalam produk perawatan. Jangan sampai produk yang seharusnya menutrisi kulit menjadi penyebab masalah kulit baru pada kulit. 


(Ratih Dwiningtyas, foto: Pexels/ Moose Photo)



You Might Also LIke