Stay in The know

Glitz Journal

Manfaat Anak “Me Time” Dengan Mainannya

Manfaat Anak “Me Time” Dengan Mainannya

Bermain sendiri ternyata ada manfaatnya untuk tumbuh kembang anak. Mulai dari mengajarkan kemandirian hingga meningkatkan kemampuan problem solving

Durasi baca: 50 detik.


Menemani anak bermain merupakan salah satu cara orangtua menghabiskan waktu bersama anak mereka. Namun, tidak selamanya orangtua perlu menemani anak bermain. Ada saatnya di mana orangtua memberi waktu pada anak untuk main sendiri. Membiarkan anak bermain sendiri mempunyai beberapa manfaat yang tidak terduga seperti berikut ini. 

(BACA JUGA: Permainan Anak Ternyata Berpengaruh Terhadap Perkembangan Sosial Emosinya)


IMAJINASI TERASAH

Dengan bermain sendiri, anak akan lebih bebas mengembangkan imajinasinya. Kehadiran imajinasi merupakan bekal dari lahirnya kreativitas dalam diri. Maka, biarkan imajinasi anak berkembang dengan membiarkan mereka bermain secara mandiri. Lambat laun bakat, minat, serta kreativitasnya akan terasah. 


LEBIH MANDIRI

Selain menumbuhkan imajinasi, anak yang suka bermain sendiri cenderung lebih mandiri. Mereka memiliki kemampuan lebih untuk menyelesaikan masalah dalam permainan tanpa bantuan orang dewasa. Selain itu, anak juga akan paham bila orang terdekat tidak akan selalu bersama mereka setiap saat sehingga mereka harus mandiri. 


PROBLEM SOLVING

Anak yang bermain sendiri juga memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah. Misalnya saat bermain puzzle tidak ada orang di sekitarnya. Anak jadi terpaksa menyelesaikan puzzle tersebut sendiri, alias tanpa bantuan orang lain. Hal inilah yang membuat anak jadi lebih mandiri karena dapat melewati tahap problem solving


(Ribka Azizah, foto: news.fiu.edu)

Author:

You Might Also LIke