×

Stay in The know

Glitz Journal

Ketergantungan dengan Krim Dokter? Lakukan Cara Ini

Ketergantungan dengan Krim Dokter? Lakukan Cara Ini
Piti Hanifiah

Mon, 6 August 2018 at 14.04

3 cara mudah untuk melepas ketergantungan akibat krim dari dokter kulit.
Durasi baca: 40 detik.

Beberapa orang dengan kondisi kulit tertentu bahkan menggunakan krim dokter untuk perawatan. Namun, mitos yang beredar seputar penggunaan krim dokter adalah dapat menimbulkan masalah baru pada kulit bila dihentikan.
Apakah benar demikian? Sebenarnya breakout atau masalah pada kulit yang muncul akibat menghentikan pemakaian krim dokter adalah bagian dari reaksi kulit dengan perubahan perawatan. Berikut ini adalah beberapa cara untuk melepas ketergantungan kulit dan meminimalkan breakout.

(BACA JUGA: Pastikan Krim Anti-Aging Bekerja Tepat)

HENTIKAN PERLAHAN
Saat hendak menghentikan penggunaan krim dokter, sebaiknya anda konsultasi dahulu dengan dokter. Apakah memang sudah saatnya berhenti atau ada perubahan resep. Bila memang sudah saatnya berhenti, sebaiknya jangan langsung mendadak dihentikan. Perubahan yang mendadak akan membuat kulit kaget dan menimbulkan breakout.


MINIMALKAN PENGGUNAAN SECARA PERLAHAN
Selama menghentikan penggunaan krim secara perlahan, Anda bisa menggunakan produk perawatan lain secara berselang-seling. Bila memang dirasa sudah bisa dilepas secara seutuhnya, Anda bisa memberikan waktu agar kulit beristirahat dan mendetoksifikasi zat-zat yang tidak dibutuhkan.


JAGA GAYA HIDUP
Yang terpenting saat Anda sedang berusaha melepas penggunaan krim dokter adalah selalu perhatikan gaya hidup. Usahakan untuk rutin berolahraga, minum air putih yang cukup, dan makan-makanan yang sehat. Hal ini karena permasalahan pada kulit biasanya juga disebabkan oleh gaya hidup yang kurang baik.


(Ratih Laksmana, foto: Intothegloss.com)

You Might Also LIke