Stay in The know

Glitz Journal

Jangan Terlalu Banyak Makan Ikan Asin

Jangan Terlalu Banyak Makan Ikan Asin

Meskipun gurih, ikan asin punya efek samping buat kesehatan.

Durasi baca: 55 detik


Ikan asin merupakan salah satu lauk yang populer di Indonesia. Harga yang murah dan rasa yang gurih menjadikan ikan asin sebagai lauk favorit banyak orang. Ikan asin mempunyai kandungan gizi seperti vitamin D, kalsium, omega 9, dan lain sebagainya. Meskipun begitu, ternyata ikan asin mempunyai efek samping yang cukup serius untuk kesehatan:

(BACA JUGA: Tuna VS Salmon Manakah yang Lebih Baik untuk Tubuh)


TINGGI GARAM DAN NATRIUM

Sesuai namanya, ikan asin pasti asin karena mengandung banyak garam. Kandungan garam pada ikan asin bisa mencapai 30 gram. Padahal, konsumsi garam untuk orang dewasa maksimal hanya 5 gram per hari. 


Mengonsumsi makanan tinggi garam dan natrium mempunyai efek samping untuk kesehatan seperti meningkatkan resiko hipertensi, hingga penyakit jantung karena aliran darah terhambat garam di dalam tubuh. Pada banyak kasus penyakit-penyakit tersebut juga berpotensi menyebabkan gejala stroke. 


ANCAMAN LOGAM BERAT

Proses pengasinan ikan menggunakan garam yang berasal dari laut. Garam inilah yang berpotensi terkontaminasi dengan logam berat. Selain itu, proses pengasinan ikan yang tidak steril juga berpotensi menyebabkan ikan terkontaminasi dengan logam berat. Padahal kontaminasi dengan logam berat sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. 


Meskipun Anda senang sekali dengan ikan asin, sebaiknya tetap batasi konsumsinya. Bukan masalah harga murah atau mahal, namun masalah kandungan garam yang terlalu tinggi karena tidak baik untuk kesehatan. 


(Ratih Dwiningtyas, foto: Food&winemagazine)






 

You Might Also LIke