×

Stay in The know

Glitz Journal

Etika yang Harus Tetap Diajarkan Orangtua pada Anak

Etika yang Harus Tetap Diajarkan Orangtua pada Anak
Ayu Utami

Sun, 9 September 2018 at 08.01

4 hal yang perlu Anda ingatkan kepada anak sampai ia remaja

Durasi baca: 40 detik


Memasuki era digital dan derasnya arus informasi yang mudah masuk ke berbagai generasi, membuat adanya pergeseran dalam pola mendidik anak. Modernisasi komunikasi membuat orangtua millennial bisa lebih terbuka terhadap anak-anaknya—begitu pula sebaliknya. Namun, cara konservatif masih tetap diperlukan dalam mendidik anak menjadi individu yang lebih sopan dan santun. 

(BACA JUGA: Pentingnya Peran Orangtua dalam Mencegah Terjadinya Bullying pada Anak)


Makan Malam Bersama

Dalam hal ini, semua anggota keluarga duduk di meja makan untuk makan bersama. Hindari gadget, menonton televisi, atau menjawab telepon saat makan malam. Justru, manfaatkan waktu tersebut untuk saling bertanya kegiatan harian atau pencapaian pada haru tersebut—termasuk kejadian di luar rumah yang menyebalkan. Hal ini untuk membangun komunikasi sehat antara anggota keluarga 


Meminta Izin

Meskipun anak sudah semakin pintar dan mandiri, namun saat mereka hendak pergi atau melakukan sesuatu, tetap biasakan untuk meminta izin terlebih dahulu kepada orangtua. Dengan begitu, anak tetap tahu siapa yang memiliki otoritas di dalam rumah. Orangtua juga akan mudah memantau apa saja kegiatan anak dan kemana saja mereka pergi. 


Terima Kasih, Tolong, dan Maaf

Ketiga kata ini akan memberikan edukasi kepada anak tentang perlunya menghargai orang lain—apapun latar belakang pendidikan atau tingkat sosialnya. Orangtua adalah panutan pertama yang akan anak jadikan contoh, sehingga penting bagi orangtua untuk turut terbiasa mengatakan ketiga kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari.


Kebersihan Dasar

Etika kebersihan dasar juga menjadi salah satu hal yang harus diajarkan orangtua pada anak. Misalnya menutup mulut saat batuk dan bersin, membuang sampah pada tempatnya, mencuci tangan sebelum makan, hingga makan dengan rapi dan tidak berceceran. 


(Juni Yasika, foto: Bruno Nascimento/ unsplash.com)

You Might Also LIke