Stay in The know

Glitz Journal

Cara Menjaga Berat Badan meski Aktivitas di Kantor Lebih Banyak Duduk

Cara Menjaga Berat Badan meski Aktivitas di Kantor Lebih Banyak Duduk

Anda tetap dapat menjaga berat tubuh meskipun sering duduk di depan meja kantor. 

Durasi baca: 55 detik


Sebagai pekerja kantoran, mencari waktu untuk berolahraga memang tidak mudah. Selain itu, waktu duduk yang tidak seimbang dengan waktu bergerak dapat menjadi pemicu masalah kesehatan yang utama. 


Salah satu efek yang paling kelihatan adalah berat badan yang susah turun karena kurang bergerak. Berikut ini beberapa cara agar Anda bisa menjaga berat tubuh meskipun seharian duduk di kantor. 

(BACA JUGA: Anda Bisa Kecilkan Perut di Kantor dengan Gerakan ini)



GUNAKAN TANGGA

Daripada menggunakan elevator atau lift, gunakan tangga saat naik atau turun ke lantai yang Anda tuju. Apalagi jika Anda hanya akan naik atau turun kurang dari 5 lantai.


Dengan menggunakan tangga, Anda bisa membakar kalori seperti saat sedang latihan di gym. Bila ada waktu, sebisa mungkin upayakan untuk lebih banyak bergerak misalnya ke toilet, pantry, atau ke meja teman. Cara ini tentu membuat Anda  tidak akan duduk diam sepanjang hari di depan layar komputer. 


CAMILAN SEHAT

Duduk sepanjang hari di kantor secara tidak sadar akan membuat Anda cenderung suka makan camilan. Tapi daripada makan camilan yang bisa menambah berat badan, Anda bisa menggantinya dengan camilan sehat seperti buah, kacang atau sayur. 


Selain itu, Anda juga bisa memilih teh hijau dibanding kopi untuk membantu membakar lemak di tubuh. 


HINDARI MAKAN SIANG SAAT JAM KERJA

Makan siang di meja kerja sangat tidak sehat. Usahakan untuk selalu makan siang di kantin atau pantry kantor karena Anda bisa memiliki kesempatan untuk bergerak. Agar asupan kalori dapat terkontrol, Anda pun dapat membawa bekal makan siang dari rumah. 


Meskipun terkesan ribet, namun aktif bergerak meskipun di kantor menjadi salah satu kunci Anda menjaga berat badan. Duduk seharian di meja kerja tidak hanya dapat membuat berat badan sulit turun dan memicu risiko kesehatan yang lain. 


(Ratih Dwiningtyas, foto: Pexels.com/ Rawpixels)


You Might Also LIke