Stay in The know

Hotspot & Travel

Tradisi Keluarga di Dunia Habiskan Waktu Liburan

Tradisi Keluarga di Dunia Habiskan Waktu Liburan

Seperti ini warga dunia menghabiskan waktu liburan.

Durasi baca: 1 menit 20 detik.


Mudik atau pulang kampung sudah menjadi tradisi bagi warga Indonesia. Karena negeri ini mayoritas beragama Islam, maka tingkat mudik paling tinggi terjadi saat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tidak peduli bagaimana macetnya kondisi jalanan atau sulitnya mendapatkan tiket pesawat terbang dan kereta api, nyatanya jumlah pemudik di Indonesia selalu saja banyak. Jika di Indonesia memiliki tradisi mudik, maka bagaimana cara keluarga di seluruh dunia menghabiskan waktu liburan mereka?

 

ESTONIA



(Foto: Joakim Eskildsen/Nytimes.com)

 

Saat hari libur, keluarga banyak menghabiskan waktu untuk datang ke pemandian air panas di hutan-hutan Estonia, seperti Mooska Sauna. Biasanya, penginapan berupa rumah kayu juga tersedia di sekitar lokasi pemandian. Menurut kepercayaan warga Estonia, kegiatan ini bukan hanya membersihkan tubuh tapi juga aura dan energi mereka. Asap dari pemandian air panas juga dipercaya mengobati tubuh dari berbagai penyakit. Biasanya, mereka akan menghabiskan waktu 3 – 5 jam di pemandian air panas sebelum kembali ke penginapan. Kebiasaan ini rupanya sudah berlangsung dalam waktu lama, tepatnya abad ke-13.

 

You Might Also LIke