DEVINA AUREEL – CONTENT CREATOR

Selebriti berikutnya yang juga bercerita soal tips berlibur pada GLITZMEDIA.CO adalah Devina Aureel. Berbeda dengan Tities, Devina memiliki dua alasan saat ditanya mana yang lebih dulu ia tentukan saat ingin berlibur. Bujet atau lokasi?


“Kalau mendahulukan murah, bujet dulu baru lokasi. Tetapi kalau mendahulukan fun, lokasi dulu baru bujet,” katanya.


Sama seperti Tities, Devina bercerita soal bagaimana cara ia menyisihkan uang untuk menggapai kesenangan saat berlibur. 


“Saya menabung minimal dua bulan, supaya tabungannya lumayan untuk foya-foya menikmati liburan. Cara nabungnya, saya biasanya langsung memotong 10 persen dari pendapatan dan langsung disimpan di rekening yang memang khusus untuk liburan. Atau langsung saja simpan cash biar memicu semangat untuk terus nabung buat liburan,” jelasnya lagi. 


Devina yang dikenal publik sebagai sosok perempuan cantik nan humoris ini bercerita soal cara yang hampir selalu ia lakukan, agar tidak kehabisan uang saat berlibur.


“Saya  biasanya foya-foya di hari-hari pertama liburan. Hari terakhir makan nasi sama tempe saja, jadi uangnya tidak akan habis. Very-very good advice karena sesuai pengalamanku sendiri,” ujarnya.


Setali tiga uang dengan Tities, Devina mengaku penting untuk menyiapkan biaya tidak terduga saat berlibur. Ia selalu membawa setidaknya IDR 2 juta untuk tambahan kalau ia tiba-tiba menemukan benda-benda unik dan lucu yang menarik.



(Foto: instagram.com/devinaureel)


ALLAN WANGSA – CONTENT CREATOR

Selebriti terakhir yang berhasil diwawancarai oleh GLITZMEDIA.CO adalah selebriti Instagram sekaligus content creator, almarhum Allan Wangsa. Laki-laki yang dikenal lewat program televisi Big Brother ini pernah bercerita pada GLITZMDDIA soal hobi berliburnya serta cara ia menyiapkan perjalanannya.


“Saya biasa pergi berlibur dua kali dalam setahun, yaitu di awal dan pertengahan tahun. Buat saya liburan itu adalah salah satu bentuk apresiasi untuk diri sendiri karena sudah bekerja keras,” ujarnya.


Allan juga menganggap, bahwa pergi berlibur terutama ke luar negeri, merupakan salah satu bentuk investasi bagi dirinya. Sebab, dengan pergi ke luar negeri ia jadi punya pengalaman lain yang mungkin tidak bisa ia dapatkan atau lihat di Indonesia.


Ketika ditanya soal mana yang ditentukan lebih dulu, bujet atau lokasi? Allan menjawab lokasi. Ketika sudah tahu mau pergi ke mana, ia jadi bisa menyiapkan bujet sesuai dengan berapa lama masa tinggalnya.


“Selain bujet menentukan mau pergi di musim apa juga penting. Karena beda musim beda juga bujetnya,” serunya bersemangat.



(Foto: instagram.com/allanwangsa)


Karena ia kerap pergi jalan-jalan sebanyak dua kali dalam setahun, maka maksimal masa menabungnya adalah enam bulan. Jumlah uang yang ditabung setiap bulannya, dapat disesuaikan dengan pendapatan sekaligus bujet yang dibutuhkan. Ia juga punya tips unik soal cara agar selama liburan kamu tidak kehabisan uang.


“Di amplop-in berdasarkan pengeluaran harian. Agak repot sih memang, tetapi saya jadi disiplin harus mengeluarkan uang berapa setiap harinya.” jelas Allan.


Ketika ditanya soal pentingkah menyiapkan biaya tidak terduga? Allan menjawab penting!


"Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi saat berlibur. Misalnya, kecopetan, atau tiba-tiba ada diskon besar-besaran yang barangnya tidak ada di sini,” tuturnya.


GLITZMEDIA.CO kemudian bertanya soal kemungkinan jasa titip saat ia pergi berlibur. Dengan tegas Allan menjawab ia tidak lagi melakukan hal tersebut. Sebab, jasa titip jadi membuat liburan yang telah ia persiapkan susah payah jadi terganggu.


“Awal-awal suka sih buka jastip, tapi lama-lama lelah juga karena liburan jadi terganggu. Akhirnya sekarang tidak lagi, kalau liburan ya fokus liburan saja. Oh iya, saya adalah orang yang anti oleh-oleh club, sehingga bujet yang aku persiapkan benar-benar untuk kepuasan diri saya sendiri,” ungkapnya.



(Foto: instagram.com/allanwangsa)


(Andiasti Ajani, foto: element5 digital, jeshoots.com/unsplash.com)