Menurut salah seorang karyawan, Giant adalah perusahaan ritel yang sangat manusiawi.


Minggu ini sebuah kabar tidak menyenangkan datang dari pasar swalayan Giant. Setelah menutup beberapa gerainya tahun lalu karena pandemi, tahun ini pihak Giant mengumumkan bahwa mereka secara resmi akan menutup seluruh gerai Giant yang ada di berbagai daerah di Indonesia.


“Dengan berat hati kami menyampaikan bahwa supermarket Giant akan berhenti beroperasi pada 31 Juli 2021,” ujar Diky Risbianto selaku Head of Corporate & Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk, yang dilansir dari kompas.com.


Meski begitu, Diky mengatakan akan berusaha maksimal untuk tidak menelantarkan setiap karyawan Giant. Menurut Diky, perusahaan mempersilakan para karyawan untuk mengirimkan lamaran kerja ke unit bisnis PT Hero Supermarket Tbk lainnya.


Seperti IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket. Terkait dengan hal tersebut, banyak masyarakat penasaran tentang sistem manajemen Giant. Lewat sebuah akun gosip, seorang karyawan Giant yang tidak diketahui namanya mengatakan bahwa Giant adalah salah satu perusahaan yang sangat manusiawi.

(BACA JUGA: Apa Bedanya IKEA Sentul City dan IKEA Alam Sutera?)


Melalui video singkat karyawan tersebut mengatakan bahwa ia dan karyawan lainnya merasa sangat sedih dengan keputusan manajemen. Tetapi mereka berusaha menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.


“Giant adalah salah satu perusahaan ritel yang paling manusiawi. Meskipun pendapatan kita secara keseluruhan turun karena pandemi, tetapi sikap perusahaan terhadap karyawan tidak berubah. Gaji kami masih full, THR juga full, sampai bonuspun kami masih dapat,” tuturnya.


Pihak manajemen PT Hero Supermarket Tbk juga mengatakan bahwa mereka akan membayarkan kompensasi efisiensi di luar ketentuan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan pada seluruh karyawannya.


Sementara itu, Diky juga menambahkan bahwa beberapa gerai Giant akan dialihfungsikan menjadi unit bisnis perusahaan mereka yang lain. Lima di antaranya akan diubah menjadi IKEA, sedangkan sisanya masih dalam tahap pertimbangan untuk diubah menjadi Hero Supermarket.



(Andiasti Ajani, foto: dokumentasi rumah.com)