Kira-kira apa yang membuat kampus-kampus ini jadi yang terbaik di dunia ya?


Ketika bicara soal universitas apa yang terbaik di dunia? Maka universitas-universitas ternama seperti Harvard, Oxford, Stanford, Yale, atau Princeton, bisa jadi adalah nama-nama kampus yang langsung muncul di kepala kamu.


Tidak salah memang, karena universitas-universitas itu terbukti berada di jajaran sepuluh besar universitas terbaik di dunia. Rekor ini bahkan belum terpecahkan hingga tahun 2021 ini. Terkait dengan hal tersebut, beberapa dari kamu mungkin ada yang bertanya: kira-kira apa sih yang membuat kampus-kampus ini jadi yang terbaik di dunia?


Apa karena lulusannya? Apa karena tahun berdirinya? Atau karena banyaknya penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswanya, yang kemudian berhasil mengubah peradaban manusia di muka Bumi? Cek ulasannya di bawah ini.

(BACA JUGA: Inilah Daftar Pemenang Negara Awards 2021 Versi GLITZMEDIA)


UNIVERSITAS OXFORD, INGGRIS



Melansir dari situs timeshighereducation.com, Universitas Oxford saat ini adalah universitas terbaik nomor satu di dunia. Universitas asal Inggris ini tidak memiliki tanggal pasti kapan didirikan. Tetapi menurut penuturan pihak Oxford, aktivitas di kampus ini dimulai pada tahun 1096 dan berkembang pesat pada tahun 1167 ketika Raja Henry II melarang mahasiswa Inggris untuk pergi belajar ke Universitas Paris.


Sejak itu, perkembangan sistem pendidikan yang ditawarkan oleh Oxford mampu mengubah sejarah dunia hanya dalam kurun waktu kurang dari 100 tahun. Berbagai tokoh penting seperti Paus, Raja, peneliti, sampai ahli pendidikan, banyak yang menghormati dan mengakui kontribusi Oxford untuk dunia.


Melihat sejarah singkat di atas, kamu pasti tidak heran kan kenapa Oxford bisa menjadi salah satu universitas terbaik di dunia. Selain karena Oxford merupakan salah satu universitas berbahasa Inggris tertua di dunia, kampus ini juga memiliki sistem pendidikan yang sangat baik. Tidak hanya dari tenaga pengajarnya, tetapi juga fakultas dan jurusan yang ditawarkan.


Oxford memiliki kurang lebih 30 fakultas dan 250 jurusan. 30 fakultas dan 250 jurusan ini berada di bawah empat divisi atau departemen studi. Seperti Humanities, Mathematical, Physical and Life Sciences, dan Medical and Social Sciences.


Setiap minggu, para mahasiswa Oxford akan memiliki momen tutorial di mana sebanyak dua sampai tiga orang dari mereka akan berdiskusi secara santai dan mendalam dengan tutor mereka tentang suatu isu.


Tidak hanya itu. Ketika kita bicara soal sekolah atau universitas, maka fasilitas yang ada di kampus tersebut turut menjadi poin yang bisa membantu para mahasiswa untuk mengembangkan diri mereka.


Begitupun di Oxford. Berbagai fasilitas disediakan untuk menunjang para mahasiswa agar bisa belajar lebih baik. Seperti 100 ruang perpustakaan, laboratorium mutakhir, sampai museum yang menyimpan koleksi-koleksi penting nan bersejarah.

<--- next page --->

UNIVERSITAS STANFORD, AMERIKA SERIKAT



Setelah Oxford, di posisi nomor dua ada Universitas Stanford yang berada di kawasan California, Amerika Serikat. Stanford didirikan pada tahun 1885 oleh Mantan Gubernur California yakni Leland Stanford dan istrinya yakni Jane Stanford.


Alasan Leland mendirikan universitas ini adalah untuk memperingati kematian anaknya yakni Leland Stanford Junior karena penyakit tipus pada tahun 1884.


Leland dan Jane kemudian mengolah peternakan Palo Alto seluas 8.180 hektar yang ada di dalam wilayan adat Suku Muwekna Ohlone untuk menjadi kampus yang kemudian diberi nama Leland Stanford Junior University atau disingkat Stanford University.


Seiring dengan pembangunan kampus tersebut, keluarga Stanford melakukan berbagai penelitian agar Universitas Stanford bisa menjadi salah satu kampus dengan sistem belajar mengajar yang modern.


Keluarga Stanford yang dan seorang Ichthyologist bernama David Starr Jordan (yang kemudian menjadi Presiden dari Universitas Stanford) mengklaim bahwa Universitas Stanford akan menjadi universitas terbuka yang bisa dimasuki oleh siapa saja.


Juga sangat terjangkau, tidak merujuk pada agama tertentu, mengajarkan tiga ilmu dasar yakni seni liberal tradisional dan teknologi yang berhasil mengubah Amerika Serikat, serta mampu menghasilkan lulusan yang berguna dan sekaligus berbudaya.


Sejak didirikan, Stanford telah berhasil menjadi game changer tidak hanya di Amerika Serikat tetapi juga di dunia. Seperti menciptakan computer time-sharing, menciptakan DNA sintesis pertama yang aktif secara biologis, isolasi pertama dari sel induk yang dimurnikan, dan lain sebagainya. Kalau sudah begini, tidak heran ya kalau Stanford berhasil menjadi salah satu universitas terbaik di dunia.

<--- next page --->

UNIVERSITAS HARVARD, AMERIKA SERIKAT


Di posisi ketiga ada Universitas Harvard yang berasal dari Massachusetts, Amerika Serikat. Harvard didirikan pada tahun 1636, secara otomatis Harvard menjadi lembaga pendidikan tertua yang ada di Amerika. Awalnya, Harvard lahir dengan nama New College yang khusus mendidik para calon pendeta.


Namun pada tahun 1639 kampus ini berubah nama menjadi Universitas Harvard yang merupakan nama dari seorang pendeta yang juga pendiri dari New College yakni Pendeta John Harvard. Sebab, John disebut mewariskan setengah dari harta miliknya sekaligus seluruh perpustakaannya untuk New College setelah ia meninggal dunia.


Karena itulah pihak New College memutuskan untuk memberi penghormatan untuk John dengan menyematkan nama John untuk kampus yang ia dirikan. Di awal-awal berdiri, Harvard menggunakan kurikulum pembelajaran yang berfokus pada hafalan saja. Meskipun metode ini menjadi ciri khas sistem pendidikan di era tersebut.


Harvard juga memiliki fakultas yang sedikit, tetapi para tenaga pengajarnya merupakan profesor dengan reputasi yang sangat baik pada zamannya. Seiring bertambahnya tahun, Harvard mulai menambah fakultas-fakultas baru untuk memperkaya ilmu studi di kampus mereka. Salah satunya adalah Fakultas Kedokteran.


Seiring berjalannya waktu, Harvard berhasil menorehkan prestasi dengan menduduki posisi ketiga sebagai universitas terbaik di dunia. Mengapa? Karena Harvard memiliki beberapa kelebihan yang mungkin tidak bisa kamu temukan di universitas lainnya.


Seperti kesempatan bagi mahasiswanya untuk mengeksplorasi diri mereka baik untuk urusan studi maupun pengembangan diri. Termasuk kegiatan ekstrakurikuler yang serius maupun yang untuk hiburan semata.


Seperti Crimson with journalism, Institut Politik dan Pemerintahan, Lampoon with comedy, Arnold Schwarzenegger Appreciation Club, sampai izin untuk membuat klub mereka sendiri. Harvard dengan mudahnya akan menggelontorkan dana untuk para mahasiswanya yang ingin membuat klub tertentu asalkan bermanfaat.


Tidak hanya itu, untuk urusan literasi Harvard adalah salah satu universitas yang terbaik di dunia. Harvard memiliki perpustakaan dengan sistem swasta atau terbuka yang bisa dikunjungi oleh siapa saja. Sebab, perpustakaan Harvard menyimpan banyak sekali buku, jurnal penelitian, dan beragam bentuk literasi lainnya.


Melansir dari situs resmi Universitas Harvard, perpustakaan tersebut menyimpan kurang lebih 17 juta koleksi yang dipajang di atas rak sepanjang 55 mil. Jumlah koleksi ini membuat Perpustakaan Universitas Harvard menjadi yang terlengkap, sehingga sering dikunjungi oleh banyak mahasiswa dari universitas lain guna mendapatkan data terkait penelitian yang sedang mereka lakukan.


Beberapa nama tokoh dunia seperti Robert F. Kennedy, Bill Gates, Mark Zuckerberg, Ruth Bader Ginsburg, Mike Bloomberg, Michelle Obama, sampai aktris Natalie Portman dan aktor Matt Damon, adalah lulusan dari Universitas Harvard.


(Andiasti Ajani, foto: unsplash.com/sandip roy)