ISTANA NEGARA



Negara dibangun pada 1796 pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Pieter Gerardus van Overstraten. Namun pembangunan istana ini baru selesai di tahun 1804 ketika pemerintahan sudah pindah ke tangan Gubernur Jenderal Johannes Sieberg.


Tidak seperti Istana Merdeka, Istana Negara dulunya merupakan kediaman pribadi seorang pengusaha asal Belanda bernama Jacob Pieter van Braam. Namun di tahun 1816 diambil alih oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk dijadikan pusat kegiatan pemerintahan sekaligus kediaman pribadi Gubernur Jenderal Belanda.


Namun setelah Indonesia merdeka di tahun 1945, istana ini langsung mengalami perubahan nama secara resmi menjadi Istana Negara. Dan perjanjian yang bersejarah yakni Linggarjati, merupakan proses penandatanganan naskah pertama yang dilakukan di istana ini.