×

Stay in The know

Hotspot & Travel

Mengapa Banyak Orang Depresi Seusai Menjalankan Liburan? Ini Jawabannya

Mengapa Banyak Orang Depresi Seusai Menjalankan Liburan? Ini Jawabannya
Mondials Anindhita

Sat, 14 September 2019 at 16.35

Depresi seusai liburan, kembali ke hal-hal yang menyedihkan dan juga tekanan kehidupan sehari-hari.

Durasi baca: 50 detik.


Liburan merupakan salah satu cara untuk menyegarkan pikiran, menghilangkan stres, menghirup udara segar, melihat lingkungan atau kehidupan baru, dan sebagainya. Dengan melakukan liburan Anda pasti akan menjadi lebih bahagia. Akan tetapi bagi sebagian orang, usai melakukan liburan malah seperti memiliki masalah baru, contohnya mengalami tunggakan finansial kehidupan sehari-harinya.

(BACA JUGA: 5 Fase Kesedihan Seseorang: Menarik Diri dari Seseorang Hingga Depresi)


Di saat yang sama Anda akan merasa bersalah karena sudah menghabiskan uang yang sudah didapat. Di sisi lain liburan bisa saja menjadi rencana yang nantinya akan menjadi beban. Tidak hanya itu, Anda akan berakhir kembali dalam suatu hal yang menyedihkan: yakni tekanan kehidupan sehari-hari.


Dalam situs WebMD, Howard Tinsley, seorang professor psikologi emeritus dari Universitas Illinois, Chicago, Amerika Serikat mengatakan, liburan harusnya memberi kendali atas hidup seseorang. Liburan merupakan sebuah elemen penting yang diperlukan untuk memenuhi rasa bahagia dan merupakan cara untuk mengontrol emosi. Secara tidak langsung jika liburan dilakukan secara rutin, Anda jadi bisa mengendalikan hal-hal yang akan membuat bahagia. 




Tahukah Anda, depresi setelah liburan juga bisa disebabkan karena Anda belum terbiasa dengan liburan yang rutin, sehingga pada akhirnya belum mampu untuk menyesuaikan untuk bisa kembali melakukan berbagai macam rutinitas yang sudah menunggu, hal ini dijelaskan oleh Dr. Josh Klapow selaku Psikolog dan pembawa acara radio ‘The Web’.


Adapun beberapa saran untuk meringankan depresi seusai liburan yang Anda alami. Untuk urusan finansial, sebaiknya tidak melakukan liburan dengan budget diluar pendapatan Anda. Liburan tidak perlu yang mewah, berlibur sambil bermain sepeda di taman, mendaki gunung, dan melakukan olahraga lainnya juga bisa dilakukan. 


Selain itu, pastikan menghindari obrolan tentang pekerjaan, uang, masalah percintaan, dan sebagainya. Sebaiknya hindari membawa masalah-masalah di dalam aktivitas liburan Anda. tentu saja hal ini bisa menghambat liburan Anda, bahkan jadi tidak menyenangkan.


(Audy Muhammad Lanta/Mondials Anindhita, Foto: freepik.com/pressfoto/Jcomp)  


You Might Also LIke