Mulai dari wisata sejarah, hingga menyelam bersama hiu paus bisa dilakukan di Kota Nabire, Papua.

Tak pernah henti-hentinya memuja pesona Indonesia. Bagaimana tidak, tanah air tercinta ini memang memiliki keindahan yang tak dapat tergantikan. Meskipun beberapa wilayah tergolong sulit dijangkau—baik letak maupun harga tiketnya—namun apa yang disuguhkan dijamin tak akan membuat Anda menyesal.

Papua salah satu provinsi yang paling banyak menyimpan ‘harta karun’ berupa tempat wisata yang indah dan eksotis. Salah lokasi menyajikan tampilan menakjubkan adalah Nabire. Kota dengan julukan ‘The City of Orange’ ini tak hanya dikenal sebagai tempat penghasil kopi, namun juga kekayaan alamnya yang luar biasa. Yuk, kenali Nabire lebih jauh, Glitzy.


Melihat Monumen Sambil Berbelanja

Bagi penyuka sejarah, Nabire merupakan lokasi yang tepat untuk dikunjungi, mengingat banyaknya monumen yang berdiri di sana. Beberapa monumen yang terkenal adalah monumen Roket, monumen Jam, dan monumen yang paling tersohor—Pattimura. Tak hanya sejarah, Anda pun dapat melakukan wisata belanja di pasar tradisional yang memiliki motto, “Berbelanja dan Berwisata Pertama di Nabire”.



Pulau Ahe—Wisata Sejarah, Budaya, dan Bawah Laut

Tak lengkap rasanya jika tak mengunjungi wisata bawah laut saat ke Nabire. GLITZMEDIA.CO merekomendasikan Pulau Ahe lokasinya. Anda perlu menyeberang selama 20 menit dari ibukota distrik jika ingin ke Pulau Ahe. Pulau dengan luas sekitar 300 meter persegi ini memiliki pantai yang landai dengan hamparan pasir putih dan kejernihan air laut yang memesona. Keindahan ikan hias di bawah laut, serta terumbu karangnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. 


Tak hanya itu, di sini Anda juga dapat menyaksikan atraksi seni dan budaya. Warga setempat bersedia untuk membawakan kesenian daerah untuk dipertontonkan. Namun, atraksi ini tidak lah gratis, karena tontonan ini menjadi salah satu mata pencaharian warga di sana. Satu lagi yang tersimpan di Pulau Ahe—sejarah Perang Dunia II. Anda dapat menemukan bangkai pesawat milik sekutu yang dulu pernah aktif di masa perang. Tentu, hal ini menjadi objek wisata yang sangat indah. 



Kwatisore—Menyelam Bersama Hiu Paus

Papua memang menjadi surga bagi para penyelam (divers) di semua belahan dunia. Tak hanya Raja Ampat, Kwatisore juga menjadi spot yang tak kalah dibandingkan dengan tetangganya tersebut. Pantai yang masih menjadi bagian dari kawasan Taman Nasional Teluk Cendrawasih (TNTC) ini memiliki keunikan dengan terumbu karang yang benar-benar asli belum terjamah. 


Bagi Anda yang suka menyelam, pacu adrenalin Anda di sini dengan menyelam bersama hiu paus. Ikan yang juga bisa ditemui di Pulau Ahe ini adalah salah satu jenis hiu yang sangat besar. Namun, jangan tertipu dengan ukurannya yang jumbo, karena hiu paus dikenal dengan ikan hiu paling ramah di dunia. Tentunya kesempatan ini harus diabadikan di kamera Anda, Glitzy.


Jadi tunda dulu rencana jalan-jalan ke negeri seberang dan segera siapkan perjalanan ke Kota Nabire ini. 

(Shilla Dipo, Images: Berbagai Sumber)